Podium ketiga di race kedua Sepang beberapa waktu lalu membuat kepercayaan dirinya makin meningkat menghadapi duel pamungkas di Buriram.
“Tidak ada pilihan untuk tampil maksimal dan meraih poin penting. Ini kesempatan emas untuk menjadi juara Asia SS600,” tegas Adenanta.
Sementara itu, meski tidak berada dalam perebutan gelar, Andi Farid Izdihar tetap menunjukkan performa kompetitif di kelas Asia Superbike (ASB)1000.
Baca Juga: Mantan Pembalap Dunia Ungkap Kelebihan Veda Ega Dibanding Pembalap Lain
Pembalap yang akrab dengan sapaan Andi Gilang ini berada di posisi delapan klasemen dengan 73 poin.
Podium ketiganya di Sepang menjadi bukti kalau Andi masih sangat mampu bersaing dengan para pebalap papan atas Asia.
“Seri pamungkas ARRC 2025 akan menjadi seri yang spesial. Saya akan berusaha maksimal untuk menutup perjalanan yang berkesan dengan AHRT selama 12 tahun saya berkarier,” tutur Gilang.
Peluang juara ganda yang terbuka untuk AHRT tidak lepas dari konsistensi para pembalap, dukungan tim, dan performa solid Honda CBR series sepanjang musim.
Kini, semua kerja keras itu akan ditentukan di Buriram.
| Editor | : | Mohammad Nurul Hidayah |
KOMENTAR