Kemenperin Minta Indonesia Siap Produksi Kendaraan Elektrifikasi, Jika Tidak Bakal Kehilangan Pasar

Naufal Shafly - Senin, 15 Agustus 2022 | 14:15 WIB
Konferensi pers GIIAS 2022
Naufal/GridOto.com
Konferensi pers GIIAS 2022

GridOto.com - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menyebut Indonesia harus mempersiapkan transisi menuju era kendaraan elektrifikasi secepat mungkin.

Sebab, jika tidak dipersiapkan dengan cepat, Indonesia dikhawatirkan akan kehilangan tempat di pasar otomotif global.

"Indonesia harus mempersiapkan apa yang terjadi pada internasional, Eropa sudah mempersiapkan langkah untuk menghentikan penjualan kendaraan konvensional pada 2035-2040," ucap Taufiek Bawazier, Direktur Jendral Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE) kemenperin, Senin (15/8/2022).

"Kalau kita tetap produksi kendaraan konvensional, artinya pasar (ekspor) kita semakin sempit," lanjutnya dalam diskusi di GIIAS 2022.

Taufiek menambahkan, produksi kendaraan rendah emisi saat ini sudah menjadi fokus dunia, sehingga Indonesia harus mulai mempersiapkan diri, baik itu dengan cara memproduksi kendaraan hybrid, plug-in hybrid, ataupun full baterai.

"Karena apa? untuk mengisi pasar dunia, karena kembali lagi bahwa pasar dunia sudah berubah. Kita punya waktu sampai 2030, kita harus punya manufactur di Indonesia yang memproduksi kendaraan elektrifikasi di Indonesia, apapun bentuknya," pungkasnya.

Jika tidak dipersiapkan, Taufiek khawatir tren elektrifikasi akan mendistorsi manufactur yang ada di Indonesia.

Sebagai informasi, pemerintah telah mengeluarkan regulasi untuk percepatan era elektrifikasi kendaraan di Indonesia.

Aturan itu tertuang pada Perpres Nomor 55 tahun 2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (Battery Electirc Vehicle) untuk Transporasi Jalan.

Baca Juga: Komitmen Elektrifikasi, Honda Boyong Accord dan CR-V e:HEV ke GIIAS 2022, Sudah Bisa Dicoba Tapi Belum Bisa Dibeli

Jika dilihat, saat ini sudah ada beberapa perusahaan yang mulai memproduksi kendaraan listrik di Indonesia.

Sebut saja Hyundai yang memproduksi Ioniq 5, Wuling dengan Air Ev, serta Toyota yang tahun ini kabarnya akan memproduksi Kijang Innova Hybrid di Tanah Air. 


Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa