Mesin Mobil Pakai SAE 0W-20, Ini Efeknya Jika Pakai Oli SAE 5W-30

Radityo Herdianto - Jumat, 1 Juli 2022 | 11:00 WIB
Ilustrasi ganti oli mesin mobil
Dok. Otomotif
Ilustrasi ganti oli mesin mobil

GridOto.com - Mesin mobil pakai SAE 0W-20, ini efek yang terjadi jika pakai oli SAE 5W-30.

Setiap mesin mobil memiliki spesifikasi SAE (Society of Automotive Engineers) oli mesin sesuai peruntukkannya.

Seperti mesin mobil modern dengan celah komponen kecil yang butuh oli mesin SAE 0W-20 cenderung encer.

Lantas bagaimana jika menggunakan oli mesin SAE 5W-30?

"Oli 0W punya viskositas suhu rendah yang lebih kecil daripada 5W," buka Arief Hidayat, CEO dan Founder Wealthy Group kepada GridOto.com beberapa waktu lalu.

Oli mobil Wealthy Apogeo SAE 0W-20 Fully Synthetic
Wealthy
Oli mobil Wealthy Apogeo SAE 0W-20 Fully Synthetic

Baca Juga: Potensi Bahaya Busa Pada Oli Mesin Mobil, Bikin Cepat Overheat

"Kerja mesin saat baru dipakai awal sedikit  berat, setelah panas optimal tarikan terasa semakin berat," terangnya.

Sebab viskositas suhu rendah 5W yang lebih tinggi butuh waktu lebih lama untuk proses pelumasan di awal mesin menyala.

Setelah itu, angka 30 di belakangnya menjaga kepekatan oli lebih kental ketika panas optimal.


Editor : Dwi Wahyu R.

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id




KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa