Dikomplain Ducati Soal Pengembangan Pembalap Muda, KTM Kasih Jawaban Menohok

Rezki Alif - Senin, 24 Januari 2022 | 19:05 WIB
KTM dan Ducati memanas
KTM
KTM dan Ducati memanas

GridOto.com - Hubungan Ducati dan KTM dikabarkan memanas jelang shakedown test di Sirkuit Sepang, Malaysia mulai akhir Januari 2022 ini.

Hal itu bermula saat Manajer tim Ducati, Davide Tardozzi, memberikan protes soal pengembangan pembalap muda yang dimonopoli oleh KTM.

Banyak bibit muda jebolan Red Bull Rookies Cup, Junior GP (CEV) serta Moto3 yang sejak muda sudah dikontrak oleh Red Bull dan KTM.

Dengan status sebagai pemasok motor di ajang junior, tentu saja KTM lebih mudah mendapat akses soal pembibitan pembalap muda dibandingkan Ducati.

Tardozzi menilai KTM terlalu memonopoli pembalap muda, salah satu contohnya adalah kasus Jorge Martin.

Saat merekrut Martin, Ducati harus bekerja lebih keras karena pembalap terikat kontrak dengan klausul tertentu bersama KTM.

KTM akhirnya mengizinkan Martin gabung bersama Ducati, dengan syarat membayarkan biaya kompensasi tertentu.

Hanya saja KTM membantah jika mereka memaksakan kontrak kepada pembalap muda.

"Pertama, kami tak membuat paksaan kontrak. Kedua, Anda tidak bisa secara paksa menahan pembalap jika dia ingin pindah ke tim lain," ungkap Pit Beirer, bos KTM Motorsport dilansir GridOto.com dari Speedweek.

Baca Juga: Kemenpora Turun Tangan, Siap Cari Jalan Tengah Agar MotoGP Indonesia 2022 Sukses Digelar


Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa