Enggak Perlu Takut Ketipu Saat Beli Motor Bekas, Begini Cara Pilih Unit Minim Masalah Menurut Pedagang

Harun Rasyid - Senin, 24 Januari 2022 | 14:20 WIB
Ilustrasi memilih motor bekas kondisi baik di showroom
GridOto.com
Ilustrasi memilih motor bekas kondisi baik di showroom

GridOto.com - Membeli motor bekas sebaiknya jangan hanya mencari unit dengan harga yang sesuai sob.

Banyak faktor lainnya yang perlu diperhitungkan, seperti kondisi hingga kelengkapan dokumen kepemilikan saat membeli motor bekas dari penjual pribadi maupun showroom.

Lantas, bagaimana cara memilih motor bekas dengan kondisi prima?

Owner showroom motor bekas (motkas) H. Ebun Motor, Suhaebun, menyarankan dalam memilih motor bekas bisa dimulai dari aspek fisiknya.

"Pertama cek kondisi fisiknya dari kemulusan cat di bodi, nah kalau ada lecet yang wajar karena pemakaian tidak terlalu masalah," kata Pemilik showroom motkas di Depok, Jawa Barat ini kepada GridOto.com beberapa waktu lalu.

Adapun cek fisik saat hendak melakukan pembelian motor bekas ini, bukan hanya dari bagian bodinya saja lho.

"Kemudian cek juga rangka dan arm-nya masih simetris atau tidak. Lalu jangan lupa suratnya kayak BPKB dan STNK harus lengkap, serta sebaiknya pajak juga masih hidup," sebut pria yang biasa disapa Ebun ini.

Biang keladinya kompresi mesin motor matic hilang mendadak
Isal/GridOto.com
Biang keladinya kompresi mesin motor matic hilang mendadak


Berikutnya Ebun mengatakan, kondisi mesin pastinya menjadi hal utama yang harus diperhatikan konsumen saat membeli motor bekas.

"Kondisi mesin kalau bisa cari yang masih standar, belum dimodif atau sudah oprekan," ucapnya.

Baca Juga: Berikut Pilihan Harga Motor Bekas Rp 3 Jutaan Kondisi Pajak Hidup

"Caranya bisa hidupkan mesin dan dengar suaranya masih halus atau tidak, kalau ada suara ngelitik biasanya setang seher sudah kena," kata Ebun lagi.

Menurutnya jika konsumen mendengar suara gemiricik dari mesin motor bekas incarannya, kemungkinan seher dan klep sudah rusak.

"Tapi kalau suara mesin masih terdengar adem atau halus berarti kondisinya masih oke," ucap Ebun yang sudah berjualan motor bekas selama 20 tahun lebih tersebut.

Ilustrasi setang motor
yamaha-motor.eu
Ilustrasi setang motor


Selanjutnya ia menyebut, konsumen juga harus mengetahui ciri motor bekas yang pernah tabrakan dari bagian stangnya.

"Motor pernah tabrakan biasanya segitiganya juga agak miring kalau sudah parah, saat dibawa biasanya stang cenderung miring ke arah kiri atau kanan," jelas Ebun.

"Hal ini bisa juga dilihat dari posisi batok kepala motor dengan bodi depan yang masih lurus ke bawah atau tidak," sambungnya.

Sebab Ebun bilang, motor bekas yang pernah tabrakan bisa menyusahkan pembeli karena akan sulit dikendalikan.

"Selain itu kondisi komstir motor bekas juga harus diperhatikan, cirinya saat dibawa setang kurang stabil," ungkapnya.

"Ciri-cirinya ketika dikendarai handling motor suka tertarik ke arah kiri atau kanan. Perbaikan komstir akan memakan biaya ratusan ribu rupiah di bengkel," jelas Ebun lagi.

Baca Juga: Update Harga Honda BeAT FI Bekas Lansiran 2018-2019, Dilego Mulai Rp 12 Jutaan, Simak Daftarnya Nih

Ebun menyampaikan, konsumen juga wajib memperhatikan kondisi kaki-kaki saat membeli motor bekas yang hendak dibeli.

"Kalau sokbreker depan atau belakang masih bagus pasti bantingannya lembut. Selain itu, hindari beli motor yang soknya bocor atau ada rembesan oli," tegasnya.

"Sebab perbaikan bagian ini juga bisa memakan biaya ratusan ribu rupiah atau malah bisa ganti part baru," lanjut Ebun.

Ilustrasi rantai dan gir belakang Honda CBR150R
Farhan
Ilustrasi rantai dan gir belakang Honda CBR150R


Terakhir, konsumen jangan lupa memastikan kondisi transmisi dan kelistrikan motor bekas incarannya.

"Kalau motor manual pastikan operan gigi dan koplingnya berfungsi dengan baik, serta kondisi gir dan rantai masih bagus," papar Ebun.

"Nah kalau motor matik sebaiknya cari yang suara CVT-nya masih halus, takutnya kalau ada suara berisik harus ganti roller, van belt dan part lainnya," terangnya.

Sementara untuk kelistrikan, Ebun menyarankan konsumen untuk melihat bagian lampu-lampu, speedometer, starter, sampai fitur-fitur elektris lainnya.

"Sebaiknya semua bagian kelistrikan ini masih hidup dan berfungsi normal, selain itu saya sarankan cari motor bekas yang masih banyak part asli bawaan pabriknya," tutupnya.

Baca Juga: Tips Beli Motor Bekas, Cara Ini Bikin Gredek di CVT Honda Vario 150 Berkurang 


Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa