Ini Tiga Komponen yang Rawan Rusak Saat Motor Melakukan Bore Up

Uje - Senin, 6 Desember 2021 | 19:10 WIB
Ilustrasi dinamo starter yang rawan rusak saat melakukan bore up
Fadhliansyah
Ilustrasi dinamo starter yang rawan rusak saat melakukan bore up

GridOto.com Ini tiga komponen yang rawan rusak saat motor melakukan bore up.

Untuk meningkatkan performa motor, bore up atau memperbesar kapasitas silinder dengan memperbesar diameter piston.

Meskipun bisa meningkatkan power, ternyata ada efek negatif bore up mesin.

Yakni ada komponen yang rawan rusak usai motor melakukan bore up.

Baca Juga: Motor Harus Inreyen Ulang Usai Lakukan Bore Up? Begini Jawaban Spesialis

"Jadi memang saat melakukan bore up tentu ada positif dan negatifnya," ucap Hilarius Eduard mekanik Jaya Motor, di Jl. H.Taip Raya, Ciputat, Tangerang Selatan.

"Komponen yang rawan rusak atau jebol saat melakukan bore up itu biasanya di dinamo starter, karena ia butuh putaran lebih banyak untuk menyalakan motor," ucap Edu sapaan akrabnya.

One way Kawasaki KLX yang rawan rusak di mesin bore up
Dok. Gridoto
One way Kawasaki KLX yang rawan rusak di mesin bore up

Makanya di pasaran tersedia dinamo starter khusus motor bore up, terutama untuk yang melakukan bore up ekstrem.

"Selain dinamo, one way atau starter clutch itu juga rawan rontok karena dia yang bertugas meneruskan daya dari dinamo untuk memutar kruk as," tambahnya lagi.


Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa