Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Cairan Ban Anti Bocor Bisa Bikin Pelek Rusak? Ternyata Ini Efeknya

Uje - Rabu, 7 Juli 2021 | 07:30 WIB
Penampakan pelek yang menggunakan cairan anti bocor
Uje
Penampakan pelek yang menggunakan cairan anti bocor

GridOto.com - Cairan ban anti bocor bisa bikin kerusakan pada pelek, ternyata efeknya begini.

Cairan anti bocor jadi solusi supaya ban tubeless tidak mudah bocor saat tertusuk paku atau benda tajam lain.

Saat paku dicabut cairan anti bocor tersebut bisa menutup celah pada ban secara otomatis tanpa harus bawa ke tukang tambal ban.

Nah, tapi ada anggapan kalau cairan anti bocor ini bisa merusak pelek motor.

Baca Juga: Jangan Dicoba! Ini Ruginya Terlalu Banyak Isi Air di Aki Motor Tipe Basah

Lalu benarkah anggapan tersebut?

"Kalau sampai merusak sih harusnya tidak, tapi cairan anti bocor yang sudah lama atau tahunan dipakai biasanya mengendap atau berkerak di pelek motor," ucap Dimas Prasetyo dari JBB Press Pokabar yang sering bongkar pasang pelek motor untuk diperbaiki.

"Cairan yang mengendap ini mudah kok dibersihkannya, biasanya hanya perlu dikikir saja dia sudah rontok dan tidak merusak pelek dari dalam," tegasnya.

Ilustrasi cairan anti bocor dimasukan ke dalam ban, ternyata cairan ini bisa bikin pelek jadi keropos
Dok MOTOR Plus
Ilustrasi cairan anti bocor dimasukan ke dalam ban, ternyata cairan ini bisa bikin pelek jadi keropos

"Paling kalau yang mengendapnya sudah cukup lama itu agak repot karena mengeras, makanya kalau saran saya tiap tahun itu cek ban dan cairannya itu diganti baru saja," lanjut Dimas yang buka di daerah Pondok Kacang, Tangerang Selatan.

Baca Juga: Oli Mesin Motor Berkurang Setiap Diganti Berkala, Normal atau Tidak?

Penggunaan cairan anti bocor ini memang tergantung dari konsumen saja, karena pabrikan ban tidak melarang tapi tidak merekomendasikan juga penggunaan cairan ini.

"Kalau dari kami ban tubeless selama pakunya tidak langsung dicabut pasti tidak bakal bikin bocor," tambah Dodiyanto Senior Brand Executive & Product Development PT Gajah Tunggal Tbk.

"Tapi kami juga tidak ada data atau penelitian khusus efek dari penggunaan cairan ini baik ke ban maupun pelek, jadi tinggal konsumen saja yang menentukan," tutup Dodi.

Nah begitu penjelasannya Sob, jadi tidak dianjurkan dan tidak juga dilarang oleh pabrikan ban.

Ganti Kampas Rem Cakram Mobil Enggak Bisa Asal, Ini Akibatnya

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa