Mitsubishi Pangkas Produksi di Jepang dan Thailand Karena Krisis Chip Semikonduktor, Berdampak ke MMKSI?

Muslimin Trisyuliono - Sabtu, 17 April 2021 | 03:30 WIB
Ilustrasi Logo Mitsubishi
Autotribute
Ilustrasi Logo Mitsubishi

GridOto.com - Mitsubishi Motors akan memangkas produksi kendaraan di tiga pabrik yakni Jepang dan Thailand sebanyak 7.500 unit pada bulan April 2021.

Dikutip dari Reuters, Senin (12/04/2021), pemangkasan produksi dilakukan karena Mitsubishi mengalami kekurangan chip semikonduktor.

Untuk itu, Mitsubishi Motors sedang memeriksa apakah akan mengurangi lebih banyak produksi pada bulan Mei mendatang.

Lantas krisis chip semikonduktor akan berdampak pada ketersediaan unit di Indonesia?

Baca Juga: Berburu Promo Mobil Komersial? Kredit Mitsubishi Triton Dapat Bunga 0%, Ada Bonusnya Juga Sob!

Menanggapi hal tersebut, Head of PR and CSR Department PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), Aditya Wardhani mengatakan pihaknya sedang mengkaji mengenai isu tersebut.

"Kami belum bisa banyak berkomentar soal isu ini, karena masih dipelajari lebih lanjut oleh prinsipal kami," ujar Aditya Wardhani dalam diskusi virtual, Kamis (16/04/2021).

Namun, ia memastikan bahwa pabrik Mitsubishi di Indonesia tidak ada kaitan dengan isu krisis chip semikonduktor.  

"Terkait model yang terdampak dan produksi di Indonesia kami belum bisa menjawabnya lebih lanjut. Tapi pabrik di Indonesia tidak berhubungan dengan isu ini," terang Aditya.

Baca Juga: Ulasan Lengkap Mitsubishi Pajero Sport Dakar Ultimate 4x4 2021

Aditya juga menegaskan dengan adanya isu tersebut, pihaknya memastikan bahwa Mitsubishi belum berencana untuk menutup pabrik di Jepang dan Thailand.

"Kami juga perlu klarifikasi, belum ada rencana untuk menutup pabrik Jepang dan Thailand terkait chip semikonduktor, tapi lebih memotong output jumlah unit untuk tiga pabrik di Jepang dan Thailand," pungkasnya.

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id

Editor : Fendi
Sumber : Reuters

Komentar

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa