Ganti Oli Transmisi Matik Konvensional Pakai Oli CVT, Ini Dampaknya

Radityo Herdianto - Rabu, 3 Maret 2021 | 08:00 WIB
Oli Transmisi CVT dan ATF
Radityo Herdianto / GridOto.com
Oli Transmisi CVT dan ATF

GridOto.com - Ganti oli transmisi matik konvensional pakai oli CVT, ini dampak buruk yang bisa terjadi.

Oli transmisi matik sejatinya harus diganti sesuai dengan interval yang dianjurkan pabrikan mobil.

Untuk transmisi matik konvensional, oli yang digunakan harus pakai automatic transmission fluid (ATF).

Hal ini ditekankan oleh Chandra, pemilik bengkel spesialis Sentra Otomotif di Jelambar, Jakarta Barat.

"Kalau untuk transmisi CVT beda oli lagi, ada khusus untuk CVT fluid," sebut Chandra.

Kampas kopling mobil
Kampas kopling mobil

Baca Juga: Ngeri, Ini Dampaknya Kalau Isi Oli Transmisi ATF di Transmisi CVT

Jika transmisi matik konvensional menggunakan oli transmisi CVT, ternyata bisa memicu masalah.

Menurut Chandra, oli transmisi CVT punya karakter yang licin bisa menyebabkan kopling slip.

"Di transmisi matik konvensional pakai kampas kopling, dia jadi sulit menggigit," terang Chandra.

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id

Editor : Dwi Wahyu R.

Komentar

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa