Teknologi Regenerative Brake, Begini Cara Kerja dan Fungsinya

Dwi Wahyu R. - Selasa, 2 Maret 2021 | 06:00 WIB
Ilustrasi rem mobil
BMW
Ilustrasi rem mobil

GridOto.com - Ketika mengurangi atau menghentikan laju mobil, nasib kita tergantung pada sistem rem.

Mau secanggih dan seaman mobil yang Anda pakai, kalau rem enggak berfungsi maka bisa mengalami kecelakaan.

Seiring dengan meningkatnya kecepatan mobil, teknologi rem mobil terus dikembangkan.

Mulai dari hadirnya rem cakram pada 1950-an, sistem ABS di 1970-an hingga sistem pengereman otomatis seperti yang terdapat di Ford Focus (Active City Stop) dan Mazda6 (Smart City Brake Support).

Ilustrasi pengereman mobil
Daimler AG
Ilustrasi pengereman mobil

Baca Juga: Kampas Rem Mobil yang Jarang Dibersihkan Bikin Cakram Tipis?

Salah satu teknologi pengereman mobil adalah pengereman regeneratif atau regenerative brake.

Apa sih yang dimaksud dengan regenerative brake?

Begini, karena pengereman membuang banyak energi gerak menjadi panas, beberapa pabrikan menemukan cara cerdik untuk memanfaatkan energi yang terbuang percuma ini.

Jadi meski sebagian pengereman tetap dilakukan berdasarkan friksi, terdapat pula kumparan listrik yang siap mengubah energi gerak menjadi listrik.

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id

Editor : Dwi Wahyu R.

Komentar

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa