Ban Motor Trail Jangan Asal Dibikin Kempes Saat Adventure, Begini Panduannya Biar Aman

Uje - Jumat, 8 Januari 2021 | 13:40 WIB
Kawasaki KLX 150BF SE
Rizky/Gridoto.com
Kawasaki KLX 150BF SE

GridOto.com - Ban motor trail yang diajak melibas medan adventure ternyata jangan asal dibikin kempes.

Mengempeskan ban motor trail umum dilakukan di medan adventure agar ban lebih mendapatkan traksi atau cengkraman ke jalan.

"Soalnya kalau terlalu banyak angin ban bisa berputar di tempat kalau ketemu tanah yang agak licin dan dalam," buka Dennies OT owner OT Hydrographic di bilangan Taman Ratu, Kedoya, Jakarta Barat.

Tapi ternyata angin ban juga tidak boleh asal kempes lho teman-teman.

Baca Juga: Cuci Motor Sendiri Hasilnya Bisa Sebersih Steam! Tonton Video Ini

"Kita harus lihat juga medannya, kalau kedalamannya masih cukup aman dan tanah bukan bekas hujan, cukup atur di angka 15-18 psi," jelasnya.

"Makanya kita juga sebelum ke jalur atau trek adventure harus bawa pressure bar," lanjut Dennies yang memang spesialis motor trail ini.

"Beda lagi kalau medannya banyak berbatu yang tajam atau tanahnya licin sehabis hujan," tambahnya.

Honda CRF150L
Yosana/Gridoto
Honda CRF150L

"Itu bisa kita kempeskan sampai benar-benar tidak ada angin lagi di dalam ban, karena jalur licin tentu bakal sulit ketika ada angin ban," terangnya.

Baca Juga: Handle dan Pedal Motor Trail Disarankan Ganti Model Lipat, Ini Alasannya


Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id




KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa