Mau Swap Engine Motor? Bagian Ini Wajib Diperhatikan Sob

Wisnu Andebar - Jumat, 18 September 2020 | 20:36 WIB
Yamaha V-Ixion dalam proses swap engine menggunakan mesin Honda CBR250RR.
Wisnu/GridOto.com
Yamaha V-Ixion dalam proses swap engine menggunakan mesin Honda CBR250RR.

GridOto.com - Sebagian bikers melakukan swap engine pada motornya untuk tampil beda sekaligus meningkatkan performa.

Namun, ada beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum mencangkok mesin motor lain ke motor milik pribadi.

Hal tersebut diungkapkan oleh Arjuna Kiki Gunawan, owner Warteg Racing Motosport (WRM), bengkel spesialis motor sport dan upgrade performa yang berlokasi di Cibitung, Bekasi.

Menurutnya, bagian yang harus benar-benar diperhatikan saat swap engine adalah pada proses fitting mesin dengan rangka.

Baca Juga: Yamaha V-Ixion Cangkok Mesin Honda CBR250RR, Segini Modal yang Harus Disiapkan

"Apalagi rangka kecil, mesin besar, harus bisa menemukan center poros gir depan dan belakang," ungkap pria yang akrab disapa Kang Black tersebut kepada GridOto.com, Kamis (17/9/2020).

"Kalau gir depan dan belakang miring sedikit saja, rantai bisa lepas terus nantinya," sambungnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, untuk kelistrikan sendiri dinilai tidak terlalu mengalami kesulitan yang berarti.

Mesin Honda CBR250RR terpasang di rangka Yamaha V-Ixion.
Wisnu/GridOto.com
Mesin Honda CBR250RR terpasang di rangka Yamaha V-Ixion.

Sebab yang namanya swap engine, bukan hanya mesin yang dicangkok, tapi dari sektor kelistrikan juga turut disematkan secara total.

Baca Juga: Engine Swap Toyota Starlet Pakai Mesin Turbo, Siapkan Budget Segini!

"Kalau dari kelistrikan kendalanya paling hanya potong sambung kabel saja kalau misal kurang panjang," pungkasnya.

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa