Pakai Pelek Berdiameter Besar dan Ban Profil Tipis, Waspada Risiko Ini

Ryan Fasha - Kamis, 18 Juni 2020 | 10:51 WIB
Ilustrasi pelek dengan ban tipis
Anugrah Pradana SG.
Ilustrasi pelek dengan ban tipis

GridOto.com -  Mengganti pelek mobil bawaan pabrik dengan pelek aftermarket yang diameternya 2 inci lebih besar dari standar (plus two) umum dilakukan.

Naik maksimum 2 inci dari standar ini karena alasan keselamatan berkendara seperti ban tidak mentok sokbreker atau fender, kerja rem tetap optimal, dan outside diameter alias tinggi ban tetap sama.

Namun, ada juga yang nekat pasang pelek aftermarket yang 3-4 inci lebih besar dari standar.

Salah satu konsekuensi dari aksi nekat itu Anda mesti memakai ban dengan profil tipis.

Penggunaan ban dengan profil tipis ini memiliki sejumlah risiko.

Pelek mobil alami peang karena terkena lubang bisa diprbaiki dengan biaya murah
kompasotomotif
Pelek mobil alami peang karena terkena lubang bisa diprbaiki dengan biaya murah

Baca Juga: Modal Peralatan Mandi, Gampang Banget Bersihkan Sela-sela Pelek Mobil

"Menggunakan ban mobil dengan profil tipis itu sebenarnya tidak direkomensasikan," buka Samsudin, National Technical Advisor Astra Peugeot.

"Selain mempengaruhi kenyamanan, ban dengan profil tipis bisa membuat pelek rusak," tambahnya.

Pelek bisa rusak ketika melewati jalan rusak atau menghantam lubang dengan kencang.

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id

Editor : Dwi Wahyu R.

KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa