Mending Mana Sih antara Ban Kurang atau Kelebihan Tekanan Angin?

Dida Argadea - Jumat, 29 Mei 2020 | 14:45 WIB
Ilustrasi, tekanan angin ban
Tabloid OTOMOTIF edisi: 2017 05-XXVII hal.34
Ilustrasi, tekanan angin ban

GridOto.com - Tekanan angin adalah hal penting untuk dipantau sebelum berkendara.

Tekanan angin ban yang salah bisa berpengaruh terhadap kenyamanan, dan paling parah bisa menyebabkan pecah ban yang berujung pada kecelakaan.

Terdapat perbedaan pendapat di masyarakat soal tekanan ban yang bisa menyebabkan pecah ban.

Banyak yang bilang, tekanan angin terlalu tinggi yang bisa bikin ban pecah.

Baca Juga: Cuma Sampai Akhir Juni 2020, Ojol Dapat Diskon 30 Persen dari Planet Ban

Benarkah demikian?

Ternyata meski ban kelebihan tekanan hingga 10 psi, tidak akan sanggup membuat ban menjadi pecah.

Faktanya, kekurangan angin justru bisa membuat pecah ban.

Angin yang kurang akan menyebabkan bidang kontak antara ban dengan jalan jadi terlalu banyak.

Kalau terus dipakai ini bisa menyebabkan panas sehingga permukaan ban akan semakin mengembang.

Baca Juga: Modifikasi Yamaha WR250R Kembali Segar Dengan Kaki-Kaki Supermoto

Di sinilah kawat baja bisa jadi tidak dapat menahan pengembangan pemuaian, yang kemudian bisa menyebabkan ban jadi pecah.

Makanya selalu cek tekanan angin ban kamu dulu ya, ingat jangan sampai kurang.

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id

Editor : Dida Argadea
Sumber : Autobild Indonesia

KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa