Padahal Disaring Filter, Mengapa Oli Mesin Tetap Bisa Kotor dan Hitam?

Dylan Andika - Rabu, 13 Mei 2020 | 08:00 WIB
(Kiri ) Oli mesin baru, (Kanan) oli mesin bekas
Isal/GridOto.com
(Kiri ) Oli mesin baru, (Kanan) oli mesin bekas

GridOto.comOli mesin berwarna hitam memang sudah menjadi pemandangan yang lazim dilihat saat kita mengganti oli mobil.

Namun, pernahkah kalian bertanya-tanya, mengapa oli mesin tetap menjadi hitam dan kotor padahal sistem pelumasan sudah dilengkapi dengan filter oli?

Menanggapi pertanyaan soal oli mesin ini, James D. Halderman dalam bukunya Automotive Technology: Principles, Diagnosis, and Service punya jawabannya.

Ternyata, filter oli sebetulnya tidak dapat menyaring seluruh kotoran pada oli mesin.

Bagian dalam filter oli mesin mobil
Automotive Technology: Principles, Diagnosis, and Service
Bagian dalam filter oli mesin mobil

(Baca Juga: Inilah 3 Kondisi Oli Mesin yang Menandakan Adanya Masalah pada Mobil)

Kebanyakan filter oli dapat menyaring partikel berukuran antara 10 sampai 20 micrometer

Sedangkan, sebagian besar partikel debu dan kotoran pada oli berukuran di bawah 1 micron.

Bagi yang belum tahu, ukuran 1 micron sama dengan 0,001 milimeter.

Selain itu, pada oli mesin biasanya juga ditambahkan zat aditif dispersant yang akan mencegah penggumpalan kotoran pada oli yang dapat berujung pada terbentuknya lumpur (sludge) di dalam mesin.

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id

Editor : Dwi Wahyu R.

KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa