Kenali Gejala V-belt yang Bermasalah, Begini 4 Cara Deteksinya

Dylan Andika - Senin, 30 Maret 2020 | 09:00 WIB
Accessory belt Toyota Kijang
Dylan Andika/GridOto.com
Accessory belt Toyota Kijang

GridOto.comAccessory belt atau V-belt merupakan komponen mobil yang berfungsi menghubungkan dan menyalurkan putaran mesin ke komponen lain seperti alternator, pompa power steering, kompresor AC, dan pompa air.

Pada mobil keluaran terbaru, biasanya hanya terdapat satu V-belt yang panjang dan melingkari seluruh pulley, atau yang sering disebut dengan serpentine belt.

Kerusakan pada V-belt dapat menyebabkan berbagai masalah pada kinerja mesin mobil, contohnya overheating, AC yang tidak dingin, dan tidak terisinya aki sehingga mobil tidak bisa di-starter.

Maka dari itu, mengecek kondisi V-belt disarankan untuk dilakukan secara rutin.

Kali ini GridOto.com akan membahas seputar cara mengecek kondisi accessory belt atau V-belt yang diambil dari buku Auto Repair for Dummies 2nd Edition karya Deanna Sclar.

Ilustrasi accessory belt
Auto Repair for Dummies
Ilustrasi accessory belt

(Baca Juga: Ini Tiga Jenis V-Belt yang Dipakai di Mobil, Anda Pakai yang Mana?)

1. V-belt longgar lebih dari 1,25 cm ketika ditekan, namun secara fisik masih dalam kondisi baik

Ini artinya hanya perlu dilakukan pengaturan ulang pada belt tensioner.

2. Terdengar suara berdecit ketika mobil berakselerasi atau ketika putaran mesin dinaikkan

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id

Editor : Dwi Wahyu R.

KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa