Ganti-Ganti Merek Oli Transmisi Matik Bisa Bahaya? Ini Jawabannya

Ryan Fasha - Rabu, 16 Oktober 2019 | 14:00 WIB
Ilustrasi girboks tranmisi otomatis erat kaitannya dengan oli transmisi
Dok. OTOMOTIF
Ilustrasi girboks tranmisi otomatis erat kaitannya dengan oli transmisi

GridOto.com - Di pasaran banyak beredar berbagai merek oli transmisi matik baik oli pabrikan sampai aftermarket.

Sama seperti oli mesin, oli transmisi matik juga digunakan untuk mendukung kinerja transmisi dan melumasi komponen di dalamnya.

Banyak yang bertanya apakah sering ganti-ganti merek oli transmisi akan mengakibatkan transmisi menjadi rusak?

Perihal ini langsung GridOto.com tanyakan ke Supriyanto pemilik sekaligus mekanik bengkel spesialis transmisi matik Rizki Auto.

Dirinya menyebutkan bahwa ganti-ganti merek oli transmisi matik boleh saja asal harus ada yang diperhatikan.

Oli Transmisi Matik Suzuki All New Ertiga
Abdul Aziz Masindo
Oli Transmisi Matik Suzuki All New Ertiga

(Baca Juga: Cara Cek Kondisi Transmisi CVT Copotan, Biar Enggak Dibohongi)

"Untuk ganti-ganti merek oli transmisi matik enggak masalah kok, namun ada 2 hal yang harus diperhatikan yakni cara penggantian oli transmisi dan jenis oli transmisi matik tersebut," ucap Supri panggilan akrabnya.

Untuk cara penggantian ada baiknya lakukan kuras total oli transmisi matik sehingga oli lama benar-benar terbuang.

Bila hanya dilakukan penggantian maka tidak semua oli transmisi akan terganti dengan merek yang baru.

Editor : Dwi Wahyu R.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X