Workshop Masyarakat Ketenagalistrikan Indonesia Bicarakan Dampak Pengembangan Kendaraan Listrik, Apa yang Jadi Perhatian?

Muhammad Mavellyno Vedhitya - Rabu, 2 Oktober 2019 | 19:47 WIB
KMI bersama dengan MASKEEI menggelar workshop seputar kendaraan listrik menjelang Hari Listrik Nasional
Vedhit/GridOto.com
KMI bersama dengan MASKEEI menggelar workshop seputar kendaraan listrik menjelang Hari Listrik Nasional

GridOto.com - Masyarakat Ketenagalistrikan Indonesia (MKI) mengadakan workshop bersama Masyarakat Konservasi dan Efisiensi Energi Indonesia (MASKEEI) menjelang penyelenggaraan acara Hari Listrik Nasional ke-74 pada Rabu, (2/10/2019).

Workshop kali ini berdiskusi tentang dampak pengembangan kendaraan listrik berbasis baterai terhadap industri otomotif dan sistem ketenagalistrikan di Indonesia.

Berlokasi di Hotel Mercure Gatot Subroto, Jakarta Selatan, diskusi ini memberikan solusi soal pembersihan polusi udara yang disebabkan oleh kendaraan konvensional.

Nah, salah satunya adalah dengan mobil listrik.

(Baca Juga: Pakai Kendaraan Listrik di Jakarta, Biaya Pajak dan Parkirnya Akan Diberi Keringanan!)

Seperti yang disampaikan oleh Barman Tambunan, Direktur Pusat Teknologi Permesinan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT).

"BPPT mendukung flagship RRN baik di kendaraan listrik maupun sistem penyimpanan energi," ujar Barman saat presentasi, Rabu (2/10).

Soal regulasi kendaraan listrik, Direktur Eksekutif Komite Penghapusan Bensin Bertimbal (KPBB), Ahmad Safrudin atau akrab disapa Puput masih mempermasalahkan soal kebijakan nasional seputar kendaraan listrik di tanah air.

"Sebenarnya secara pengetahuan teknologi dan sebagainya kan kita tuh bisa menerapkan itu, cuma yang menjadi problem itu adalah kebijakan nasional," ujar Puput kepada GridOto.com, Rabu (2/10).

(Baca Juga: Federal Oil: Produk Pelumas Kendaraan Listrik Sudah Siap, Kalau Mau Tinggal Angkut)

Soal infrastruktur untuk kendaraan listrik seperti charging stadion pun akan mengikuti ketika kendaraan listrik mampu bersaing dengan kendaraan konvensional.

"Ketika mobil listrik bisa melakukan penetrasi pasar di Indonesia, nantinya infrastruktur itu akan mengikuti," tutur Puput.

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id

KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa