Pelek Mobil F1, Pantang Penyok dan Patah Meski Dipakai Nabrak, Konstruksi dan Material Eksotis Rahasianya!

Muhammad Rizqi Pradana - Rabu, 2 Oktober 2019 | 18:05 WIB
Pelek mobil F1 lansiran BBS yang dipajang di booth Concept Motorsport di IMX 2019.
Pradana/GridOto.com
Pelek mobil F1 lansiran BBS yang dipajang di booth Concept Motorsport di IMX 2019.

 

GridOto.com - Sebagai kelas balap mobil single seater tertinggi, mobil F1 harus memiliki komponen yang serba 'ekstra.'

Contohnya pelek mobil F1 yang tahan pecah dan penyok walaupun sering dipakai bersenggolan bahkan bertabrakan dalam balapan.

Apa sih yang membuat pelek mobil F1 sangat tahan banting? GridOto.com akan berikan rahasianya.

Pasalnya, GridOto.com sempat mengobrol dengan Daniel Kurniadi dari Motorsport Concept, distributor tunggal pelek BBS di Indonesia, yang membeberkan material serta konstruksi pelek tersebut.

"Konstruksi pastinya monoblok atau one-piece, karena F1 pastinya menuntut pelek yang ringan dan kuat," jelasnya kepada GridOto.com beberapa waktu lalu.

Pelek ban belakang mobil F1 lansiran BBS yang berdiameter kecil tapi ekstra celong.
Pradana/GridOto.com
Pelek ban belakang mobil F1 lansiran BBS yang berdiameter kecil tapi ekstra celong.

(Baca Juga: Sebastian Vettel Akan Lakukan Tes Khusus di Spanyol Sebelum F1 Jepang)

Konstruksi monoblok dipilih karena proses tersebut menghasilkan pelek dengan bobot yang jauh lebih ringan dibandingkan konstruksi lainnya.

Karena tuntutan tersebut juga pelek F1 lansiran BBS yang dipajang di booth mereka di Indonesia Modification Expo 2019 itu memiliki material yang tidak kalah eksotis.

"Untuk bahan sendiri dia forged magnesium, jadi lebih ringan dan kuat daripada forged aluminium dan forged duralumin," tukasnya.

Kombinasi konstruksi monoblok dan bahan forged magnesium itulah yang membuat pelek mobil F1 menjadi sangat kuat.

Tidak penasaran lagi kan?

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id

Editor : Hendra

KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa