Simak! Berikut Hal yang Wajib Dilakukan Ketika Membeli Motor Bekas

Rudy Hansend - Selasa, 17 September 2019 | 07:05 WIB
Ilustrasi motor bekas
Hai.com
Ilustrasi motor bekas

GridOto.com - Membeli motor bekas jadi alternatif terbaik, bila terbentur dengan masalah dana.

Namun, ketika sudah membeli yang bekas jangan lantas langsung dipakai, sebaiknya serahkan ke bengkel terlebih dahulu untuk diperiksa.

Anggoro, selaku Mekanik Yamaha Serpong mengatakan, untuk motor yang usianya sudah di atas empat tahun, wajib ditanyakan apa sudah pernah turun mesin.

(Baca Juga: Harga Motor Bekas Rp 4 Jutaan, Sudah Dapat Honda, Suzuki dan Yamaha)

"Dari situ nantinya harga juga bisa diturunkan untuk penawaran, dengan alasan untuk biaya servis," ujar Anggoro saat dihubungi GridOto.com, Senin (16/9/2019).

"Karena turun mesin untuk perbaikan, penting bagi motor di atas empat tahun," sambungnya.

Ilustrasi servis besar motor
Otomotifnet.com
Ilustrasi servis besar motor

Anggoro juga menyarankan sebaiknya dilakukan servis besar terlebih dahulu, ketimbang langsung mengambil keputusan untuk dilakukan turun mesin.

"Karena biayanya akan lebih banyak keluar. Biaya untuk servis besar hanya Rp 175.000 untuk matik dan motor (bebek), serta Rp 200.000 untuk sport," kata Anggoro lagi.

"Itu baru jasanya, belum spare part yang akan di ganti," sambungnya.

Baru kemudian jika diperlukan lakukan servis turun mesin, lama pengerjaannya kurang lebih lima hari.

Ini dimaksudkan agar pemeriksaan tidak terburu-buru, dan mesin bisa dibenahi dengan baik.

Biaya turun mesin untuk bebek dan skutik di kisaran Rp 250.000, sementara untuk sport Rp 275.000.

Editor : Muhammad Ermiel Zulfikar
Sumber : otomania.com

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X