Menhub Sebut Transportasi Massal Untuk Ibu Kota Baru Akan Ramah Lingkungan dan Terintegrasi. Apa Aja Isinya?

Gayuh Satriyo Wibowo - Kamis, 29 Agustus 2019 | 19:17 WIB
Ilustrasi bus listrik Transjakarta
Tribunnews.com
Ilustrasi bus listrik Transjakarta

GridOto - Sambut perpindahan Ibu Kota Indonesia baru dari Jakarta ke Kalimantan, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akan siapkan infrastruktur moda transportasi massal.

Transportasi massal tersebut nantinya akan menggunakan kendaraan minim emisi yang ramah lingkungan dan juga saling  terintegrasi.

Dilansir dari Setkab.go.id, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi nantinya akan menyiapkan transportasi massal yang saling terhubung satu sama lain.

“Di ibu kota baru nanti, kami akan siapkan konektifitas transportasi yang terintegrasi antar modanya melalui angkutan massal," ujar Menhub di Jakarta, Rabu (28/8).

(Baca Juga: Flashback Jakarta: Perjalanan Bus Transjakarta, Pelopor BRT Asia Tenggara dan Selatan)

Kendaraan darat ramah lingkungan tersebut nantinya akan hadir dalam beberapa bentuk.

Beberapa diantaranya hadir dalam rupa Moda Raya Terpadu (MRT), Light Rail Transit (LRT), dan Bus Rapid Transit (BRT).

Proses menghadirkan moda transportasi massal tersebut diakui tidak dapat dilakukan dalam sekejap.

“Jadi pembangunan ini merupakan rencana jangka panjang. Kita akan bangun secara bertahap,” imbuhnya.

(Baca Juga: Bus Listrik di Jabodetabek Rencananya Pakai Pelat Nomor Hijau, Ini Kata BPTJ)

Editor : Ditta Aditya Pratama
Sumber : Setkab.go.id

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X