Remap ECU Mobil Bisa Menjadi Bahaya, Kalau Dilakukannya Seperti Ini

Ryan Fasha - Rabu, 14 Agustus 2019 | 20:00 WIB
Asep McGyver (kanan) bersama rekannya Gerry melakukan remap ECU di kios ECU-LAB
Ryan/GridOto.com
Asep McGyver (kanan) bersama rekannya Gerry melakukan remap ECU di kios ECU-LAB

Gridoto.com - Maraknya meningkatkan daya mesin dengan melakukan remap ECU pada mobil kini sedang merebak.

Remap ECU diklaim bisa meningkatkan tenaga mesin lebih dari 10%.

Namun, apa sobat tau bahaya remap ECU bila tidak dilakukan oleh orang benar-benar kompeten dibidangnya?

Melakukan remap ECU tidak boleh sembarangan.

Hal ini karena berhubungan dengan software pada sistem mobil untuk mengontrol kinerja mesin mobil secara keseluruhan.

Remap ECU oleh Asep McGyver
Ryan/GridOto.com
Remap ECU oleh Asep McGyver

(Baca Juga: Ubah Timing Pengapian Saat Remap ECU, Apa Harus Naik Oktan Bensin?)

Bila dilakukan oleh orang yang kurang tepat atau tidak ahli akan membuat remap ECU menjadi gagal.

"Untuk remap ECU betul enggak boleh dilakukan oleh sembarangan orang, harus orang-orang yang paham betul. Selain itu peralatan remap ECU seperti laptop yang digunakan juga harus memiliki spesifikasi khusus," buka Asep Rukmaya atau akrab disapa Asep McGyver.

Mengapa spesifikasi laptop harus benar-benar bagus, hal ini karena saat melakuka transfer data dari laptop melalui software khusus ke mobil enggak boleh terputus.

Editor : Dwi Wahyu R.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X