Konvoi Motor Diduga Jadi Pemicu, Bentrok di Buton Akibatkan Puluhan Rumah Dibakar

Ilham Fariq M - Selasa, 11 Juni 2019 | 15:36 WIB
Seorang warga berada di bangkai dua unit sepeda motornya yang terbakar di dalam rumahnya pasca-keributan antar pemuda di Desa Gunung Jaya, Buton, Sulawesi Tenggara, Kamis (6/6/2019).  Pihak kepolisian belum mengetahui jumlah kendaraan yang terbakar pasca-kejadian pembakara.
ANTARA FOTO/JOJON
Seorang warga berada di bangkai dua unit sepeda motornya yang terbakar di dalam rumahnya pasca-keributan antar pemuda di Desa Gunung Jaya, Buton, Sulawesi Tenggara, Kamis (6/6/2019). Pihak kepolisian belum mengetahui jumlah kendaraan yang terbakar pasca-kejadian pembakara.

GridOto.com - Kasus bentrokan yang disebabkan knalpot brong atau racing kembali terjadi di Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara.

Pelarangan penggunaan knalpot racing di motor sebenarnya memiliki tujuan yang baik untuk kepentingan masyarakat.

Pasalnya, knalpot yang menyebabkan suara bising ini kerap mengganggu warga dan memicu konflik.

Dikutip dari akun Instagram @fakta.indo, insiden terjadi antara warga Desa Gunung Jaya dan Desa Sampuabalo, Kecamatan Siontapina, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara.

(Baca Juga: Diduga Gerombolan Geng Motor, Warga Kembali Bentrok di Matraman Hingga Bikin Polisi Kewalahan)

Akibatnya, 56 rumah, 1 mobil pikap, dan 1 sepeda motor hangus dibakar massa.

Tangan La Yasi (36), warga Gunung Jaya, pun terluka disabet benda tajam.

Kejadian ini bermula pada pukul 20.00 WITA, Selasa (04/6/2019).

Ketika itu, sekitar 40 pemuda Desa Sampuabalo menggelar konvoi dengan 20 sepeda motor yang knalpotnya mengeluarkan suara bising.

HALAMAN SELANJUTNYA >>>>>

Editor : Fendi
Sumber : Motorplus Online

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X