Oli dan Bensin yang Digunakan Bisa Memicu Munculnya Overheat

Muhammad Farhan - Selasa, 12 Maret 2019 | 11:15 WIB
Ilustrasi beragam oli mesin
Ditta Aditya Pratama / GridOto.com
Ilustrasi beragam oli mesin

GridOto.com – Selain kemungkinan adanya gangguan pada sistem pendinginan, ternyata jenis oli dan bensin yang digunakan juga bisa menjadi penyebab motor overheat.

Karena perbedaan jenis atau tingkatan oli dan bensin yang dipakai dapat mempengaruhi kinerja dari mesin itu sendiri.

Mulai dari pemilihan bahan bakar, ternyata bensin dengan kadar oktan tidak sesuai bisa memicu munculnya overheat.

“Untuk mengurangi risiko terjadinya overheat, sebaiknya gunakan bensin dengan oktan yang sesuai dengan rasio kompresi mesin,” ujar Misto, pemilik bengkel Java Motor Sport (JMS) spesialis Honda CBR kepada GridOto.com.

(Baca Juga : Begini Bentuk Custom Jok Motor yang Nyaman Buat Bikers Berbadan Gemuk)

Penggunaan bensin dengan nilai oktan tidak sesuai bisa membuat timing pembakaran tidak tepat.

Alhasil bisa muncul masalah knocking yang menjadi salah satu pemicu overheat.

JENIS BAHAN BAKAR

NILAI OKTAN

RASIO KOMPRESI IDEAL

PREMIUM

88

7-9 : 1

PERTALITE

SHELL REGULER

90

9,1-10 : 1

PERTAMAX

SHELL SUPER

TOTAL PERFORMANCE 92

92

10,1 – 11 : 1

SHELL V-POWER

TOTAL PERFORMANCE 95

95

11,1 – 12 : 1

PERTAMAX TURBO

98

12,1 – 12,5 : 1

PERTAMAX RACING

100

12,5 Ke Atas

“Berdasarkan pengecekan, umumnya konsumen yang mengalami mesin cepat panas pakai bensin yang tidak sesuai dengan spesifikasi mesin,” lengkapnya di bengkel yang berlokasi di Jl. Ciputat Raya No.42, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

Nah selain oktan bensin yang digunakan, kekentalan oli yang dipakai juga bisa berperan mempengaruhi cepat panasnya mesin.

(Baca Juga : Aman Enggak Sih Pasang Filter Oli Mobil di Motor Sport 250 Cc?)

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X