Pernah Jadi Sponsor Rokok, Perusahaan Ini Gabung ke Tim F1 McLaren

Fendi - Senin, 11 Februari 2019 | 20:40 WIB
Mobil F1 tim British American Racing (BAR) pada 1999 dengan livery dua nama rokok produk British American Tobacco (BAT) Jacques Villeneuve (BAR 001 Supertec). Ref-99 MON 24. Please Note: This image is available as a 30mb+ CMYK Tiff scan upon request. World Copyright - Coates/LAT Photographic
Mobil F1 tim British American Racing (BAR) pada 1999 dengan livery dua nama rokok produk British American Tobacco (BAT) Jacques Villeneuve (BAR 001 Supertec). Ref-99 MON 24. Please Note: This image is available as a 30mb+ CMYK Tiff scan upon request. World Copyright - Coates/LAT Photographic


GridOto.com – Jelang musim balap F1 2019, McLaren mengabarkan dapat mitra baru, yaitu perusahaan yang dulu pernah jadi sponsor rokok dan punya tim F1.

Mitra barunya itu adalah British American Tobacco (BAT), perusahaan rokok dan tembakau yang berpusat di Inggris.

BAT dulu masuk di F1 pada tahun 1999 dengan mana timnya British American Racing (BAR) setelah membeli tim Tyrrell.

Produk mereka, Lucky Strike dan 555 menyelimuti livery mobil F1.

(Baca Juga : Begini Reaksi Karyawan Tim McLaren Dengar Jeritan Mesin F1 Renault)

Pada tahun 2005 arahan Uni Eropa (UE) mengharuskan pemerintah nasional membuat undang-undang untuk mencegah sponsor tembakau.

Tim BAR mundur di akhir musim 2005 setelah dibeli Honda.

Dipantau GridOto.com dari gpblog.com, hari Senin (11/2/2019), McLaren mengumumkan mengikat perjanjian multi-tahun dengan BAT.

Formula 1, seperti olahraga lain di seluruh dunia, berada di bawah batasan ketika menyangkut pemberian sponsor oleh perusahaan-perusahaan tembakau.

Iklan produk-produk tembakau dilarang keras, lalu kenapa BAT terlibat lagi di balap F1?

Editor : Fendi
Sumber : gpblog.com

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X