Suzuki Ignis SE Transmisi Manual. Lebih Fun Dari Versi AGS?

Trybowo Laksono - Jumat, 23 Maret 2018 | 12:52 WIB
Suzuki Ignis SE bertransmisi manual
Roro Aveline
Suzuki Ignis SE bertransmisi manual

GridOto.com – Menyandang data sebagai mobil yang lebih irit dibanding saudara AGS-nya, Suzuki Ignis Sport Edition (SE) bertransmisi manual ini juga punya keunggulan lain.

Sebagai mobil yang fokus pada mobilitas kaum urban, kelincahannya memang mengundang senyum.

Ditunjang bodi kompak dengan panjang tak lebih dari 4 meter (3.700 mm), mudah saja bagi Ignis SE berpindah jalur di kepadatan lalu lintas.

(BACA JUGA: Inilah Keunggulan Hakiki Suzuki Ignis SE Manual Dibanding yang Lain)

Setir pun enteng sehingga kian memudahkan pengemudi untuk mengolah kemudi.

Tapi ketika kami bermanuver agak kencang di tikungan, misalnya membelok di atas 70 km/jam, cukup terasa body roll yang menandakan limbungnya stabilitas Ignis.

Kami menyukai proses shifting di Suzuki Ignis SE manual.

Layout dasbor Ignis SE manual sama persis dengan Ignis SE AGS
Roro Aveline
Layout dasbor Ignis SE manual sama persis dengan Ignis SE AGS


Saat perpindahan gigi berlangsung, tuas perseneling terasa sangat enteng dengan pedal kopling yang juga ringan.

Respons mesinnya kuat di putaran menengah, sehingga saat kami overtake di lalu lintas perkotaan, rasanya sangat mudah untuk berakselerasi.

Bahkan, Ignis SE manual ini terasa lebih responsif dibanding Baleno bertransmisi manual.

Beda kelas memang, tapi terbayang betapa lincahnya Ignis mengingat Baleno datang dari kelas yang lebih tinggi dengan mesin lebih bertenaga.

(BACA JUGA: Apakah Bodi Kompak Ignis Membatasi Kemampuan Akomodasinya?)

Kecekatan itu semakin bernilai mengingat kenyamanan yang diberikan Ignis SE tidaklah buruk.

Tak ada perbedaan set suspensi antara GL, SE dan GX, sehingga sama saja dengan Ignis lainnya.

Respons mesin di transmisi manual lebih mendukung bagi tampang sporti Ignis SE
Roro Aveline
Respons mesin di transmisi manual lebih mendukung bagi tampang sporti Ignis SE


Bantingannya tidak keras, namun juga tidak lembut.

Tapi untuk pengendaraan dalam kota, ia sudah cukup nyaman karena guncangan di kabin bisa diredam dengan sangat baik.

Peredaman suara termasuk oke karena dibanding Honda Brio RS misalnya, ia sedikit lebih kedap setidaknya dari road noise saat mobil berjalan.

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id

Editor : Trybowo Laksono

KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa