Petinggi Polisi Setuju Polisi Melepas Ikan Lele di Tengah Jalan, Bentuk Protes

Niko Fiandri - Sabtu, 13 Januari 2018 | 08:05 WIB
Lelel dilepas di jalan yang berlubang sebagai sindiran
Youtube/Tribun Video
Lelel dilepas di jalan yang berlubang sebagai sindiran

GridOto.com - Polisi yang melepas ikan lele di tengah jalan yang berlubang wilayah Kabupaten Demak, Jawa Tengah, kemarin (12/1/2017) bikin heboh.

Polisi AIPPTU Muh Yasin yang melepas ikan lele itu juga dapat sorotan dari petinggi Polisi, Kasat Lantas Polres Demak, AKP Christian Lolowang.

Muh Yasin yang melepas ikan lele ke dalam air yang ada di lubang jalan rel kereta api di daerah Ganepo, Mranggen, Demak.

AKP Christian Lolowang bilang pihaknya mengapresiasi tindakan yang dilakukan anggotanya tersebut.

(BACA JUGA: Masih Ingat Mocin yang Satu Ini? Mesin Standarnya Jahat, Sob!)

"Saya rasa tindakannya perlu diberi apresiasi, karena apa yang ia perbuat merupakan salah satu bentuk protes, toh bukan anggota saja, tapi ada warga yang juga melakukan aksi protes itu, dengan berbagai cara," ungkapnya.

Mestinya, lanjut Kasat Lantas Polres Demak itu, bahwa pihak yang bertanggung jawab terhadap kerusakan jalan di perlintasan kereta api Ganepo, Mranggen, Demak itu bisa segera diperbaiki.

"Selama ini yang kami tahu, ada dua instansi yang saling lempar tanggung jawab atas perbaikan jalan tersenut, yaitu PT KAI dan Dinas PU."

"Semoga dengan tindakan protes ini bisa membuat instansi terkait terdorong untuk segera di perbaiki jalan tersebut, demi keamanan, keselamatan, dan kelancaran masyarakat pengguna jalan tersebut," katanya.

Di sisi lain, salah seorang pengguna jalan Marsinah (45) warga Mranggen itu mengatakan jalan berlubang di perlintasan kereta api Ganepo, Mranggen, Demak itu sangat membahayakan dirinya dan penggunaan jalan yang lain.

"Saya pernah terjatuh, dan saya tahu banyak lagi lainnya yang juga terjatuh di daerah tersebut, saya harap instansi terkait bisa bertanggung jawab atas hal ini," pungkasnya.

 AIPPTU Muh Yasin bilang ada warga yang ingin hendak menanami jalan berlubang itu dengan pohon pisang.

"Mungkin sebagai bentuk protes warga yang sering melintasi daerah tersebut, yang harus menyeberang perlintasan kereta api dengan jalan yang berlubang, lalu saya pikir jika hal itu dilakukan, maka juga akan merepotkan kami, maka saya beri ikan lele saja," tutup Yasin.

Editor : Niko Fiandri
Sumber : Tribunnews.com
loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA