Untuk mengaktifkan fitur ISS ini cukup dengan menekan tombol switch di panel setang sebelah kanan, pastikan switch berada di posisi 'Idling Stop' (klik ke bawah).
Kalau sudah begitu, maka lampu indikator di panel instrumen juga akan menyala sebagai tanda bahwa ISS sudah aktif.
Meski begitu, saat sudah aktif fitur ISS juga butuh sejumlah syarat biar bisa bekerja.
Hal ini seperti pernah dijelaskan oleh Endro Sutarno, Technical Service Division AHM.
"Supaya ISS ini aktif motor harus berjalan dulu setidaknya 10 km/jam dan suhu mesin sudah 60 derajat untuk mengirim sinyal ke ECM (Engine Coolant Temperature Monitor) untuk mematikan mesin kalau motor dalam posisi idle dalam waktu 3 detik," terangnya.
"Dalam posisi ini tidak ada kompresi juga oleh piston agar beban saat motor mau dinyalakan tidak terlalu berat," lanjutnya lagi.
Tak lupa, saat posisi berhenti pastikan gas juga sudah ditutup habis biar fitur ini aktif.
Endro juga meyakinkan bahwa menggunakan fitur ini tidak bakal bikin aki jadi tekor kok.
"Ketika motor mau dinyalakan dengan memutar gas, sensor TP (Throttle Position) memberikan sinyal ke ECM agar mesin otomatis menyala menggunakan bantuan ACG starter sebagai alternator untuk kembali mengggerakkan piston. Tenang saja ISS ini tidak bakal bikin aki tekor. Tapi jika kondisi aki tekor, bisa bikin sistem ISS ini tidak aktif," tutupnya.
Sekdar informasi, awalnya fitur ISS ini terbilang mewah lho karena cuma ada di matic-matic besar macam PCX.
Tapi sekarang, ISS sudah bisa ditemukan di hampir semua matic Honda, termasuk matic kecil macam Vario 125, Scoopy, bahkan BeAT.