GridOto.com - SGMW Wuling mengajak GridOto.com juga mengunjungi pabrik perakitan baterai mobil listrik yakni SAIKG TECH Company (Saicrepu Factory).
Pabrik perakitan baterai mobil listrik SGMW Wuling ini menjadi ke-3 terbesar di China lho.
Tahun 2025 saja, nilai produksi perusahaan mencapai 15,06 miliar RMB dengan peningkatan pertumbuhan sampai 41%.
Saat kunjungan, GridOto.com melihat langsung proses perakitan baterai menjadi satu pack hingga siap dipasang ke mobil.
Proses produksi cell baterai ditempatkan di slot kosong yang sudah tersedia oleh operator.
Baca Juga: Wuling Aira EV Siap Dijual di Indonesia, Bagaimana Nasib Air EV?
Namun beberapa penyusunan baterai dilakukan oleh robot dengan presisi tinggi.
Setelah itu, penggabungan beberapa cell baterai ini dilakukan pengelasan untuk menyatukan terminal positif dan negatif oleh robot.
Operator hanya menempatkan plat timah penyambung di semua cell baterai.
Setelah jadi, cell baterai yang sudah digabungkan ditempatkan di case sesuai dengan jenis mobilnya.
Menariknya, pabrik perakitan baterai SAIK TECH Company yang juga merupakan bagian dari SGMW bisa memproduksi baterai sampai 3.000 pack per hari.
Baca Juga: Pamerkan Mobil Terbaru, Ini Cara Wuling Ajak Perempuan Mengenal EV
Hasil ini untuk mensuplai produksi domestik sampai kebutuhan ekspor ke beberapa negara termasuk Indonesia.
Klaimnya baterai ini sudah memenuhi standar pengujian seperti uji tembak, jatuh dari ketinggian 8 meter dan paparan api selama 270 detik dan penetrasi jarum agar lolos persyaratan.
Oh iya, Shi Guoyong selaku General President SAIK TECH Company berjanji akan membawa teknologi sampai mesin perakitan baterai ini ke Indonesia.