GridOto.com - Xpeng mengungkap strategi penjualan di pasar Indonesia pada tahun ini dengan fokus memperkuat posisi di segmen kendaraan listrik premium.
Alih-alih mengejar volume besar di pasar massal, Xpeng bersama Erajaya Active Lifestyle (ERAL) melihat segmen premium masih memiliki peluang besar karena jumlah pemain yang lebih terbatas.
CEO Erajaya Active Lifestyle, Djohan Sutanto mengatakan, pasar premium memang memiliki ukuran yang lebih kecil dibandingkan segmen kendaraan di bawahnya, namun tingkat persaingannya dinilai masih lebih rasional.
"Kalau bicara target penjualan kita melihatnya dari sisi lain, kita melihat bahwa kompetisi di segmen premium ini memang marketnya tidak besar, tapi pemainnya juga tidak banyak," ujar Djohan kepada GridOto.com, Minggu (28/6/2026).
Menurutnya, kondisi tersebut membuat Xpeng memiliki peluang untuk berkembang, terutama dengan membawa teknologi kendaraan listrik sebagai nilai tambah.
"Jadi kita melihat bahwa kompetisi itu tetap ada, tapi potensinya masih sangat besar. Itu yang kita lihat ya, dan jadi alasan kenapa Erajaya Active Lifestyle itu memilih Xpeng," jelasnya.
Djohan menyebut, Erajaya tidak ingin langsung masuk ke segmen kendaraan dengan persaingan yang sangat padat, terutama kelas harga menengah ke bawah.
"Kita tidak ingin saat ini masuk ke pasar yang kompetisinya itu super ketat sekali ya, seperti segmen harga Rp 500 juta ke bawah itu kan luar biasa ketat ya," ungkap Djohan.
Ia menambahkan, karakter pasar premium juga dinilai sesuai dengan ekosistem bisnis Erajaya yang selama ini banyak menyasar konsumen kelas menengah ke atas.
Baca Juga: Bukan Tidak Punya, Ini Alasan Xpeng Belum Bawa Model Hybrid ke Indonesia