Mobil Bekas Transmisi CVT Gagal Menanjak? Biasanya Kesalahannya Di Sini

ARSN - Selasa, 30 Juni 2026 | 10:45 WIB

Ilustrasi mobil bekas Transmisi CVT

GridOto.com - Meski dirancang untuk kontur jalan perkotaan, mobil bekas transmisi CVT sebenarnya sanggup untuk diajak lewat medan jalan bervariasi.

Namun, ada kesalahan yang sering bikin mobil transmisi CVT gagal menanjak, apa saja?

Kode dari Bengkel Mobil 77 menjabarkan beberapa kesalahan pengemudi yang sering menjadi penyebab mobil transmisi CVT gagal menanjak.

"Biasanya pengemudi tidak bisa menjaga momentum sebelum menanjak, asal naik langsung bejek gas tanpa perhitungan," tekan Kode.

Menurut kode, momentum dibutuhkan untuk mengurangi beban kerja mesin dan transmisi saat menanjak karena percepatan mobil dari bawah sudah membantu mendorong mobil naik.

"Perpindahan transmisi CVT juga sebenarnya dirancang untuk kontur jalan landai, jadi cara menanjaknya juga harus beranggapan seperti jalan mendatar," terang Jusri.

Dok. DFSK
Ilustrasi mobil menanjak

"Tanpa momentum tenaga dan torsi mobil bisa drop di tengah tanjakan," sambung Kode.

Kesalahan lain yang dilihat Kode yang sering terjadi adalah dalam kondisi stop and go di tanjakan.

Saat berhenti pengemudi cenderung menjaga posisi mobil dengan menahan pedal gas, bukan rem atau parking brake.

"Transmisi CVT mengalami beban berlebih, dipaksa berputar dalam kondisi diam, oli transmisi bisa cepat panas," tegasnya.

"Akhirnya tekanan oli lemah transmisi CVT loss power, bukan tidak mungkin juga jadi cepat jebol," tutup Kode.

 Itulah dia kesalahan penyebab mobil bekas transmisi CVT bisa gagal nanjak.

Baca Juga: Rem Mobil Bekas Kesayangan Kalian Tiba-tiba Macet? Ini Dua Penyebabnya

YANG LAINNYA