Apalagi, kebanyakan pembalap yang terjatuh di Assen juga dalam kecepatan motor yang tinggi dan memperbesar risiko cedera.
"Anda lihat saat Fermin terjatuh dalam kecepatan yang tidak terlalu tinggi. Terlihat undakan pada gravel yang membuatnya terbanting saat meluncur di gravel," yakinnya.
Baca Juga: Sayonara Holeshot Device, MotoGP Ubah Aturan Start Mulai Seri Assen
Jika dilihat, Fermin memang mengalami lowside dalam kecepatan tidak terlalu tinggi yang normalnya hanya akan meluncur mendatar di area gravel.
Namun karena kondisi gravel yang keras dan bergunduk, Fermin malah terpelanting saat meluncur yang memperbesar risiko cedera.
Itu juga yang dialami Marco Bezzecchi saat terjatuh dengan kecepatan yang lebih tinggi.
"Saya memahami ini pada hari Jumat dan berkata, 'Saya ingin meninggalkan tempat ini tanpa cedera,’ dan itulah yang telah saya lakukan," tutupnya.
Ternyata bagian gravel yang membuat Marquez tidak berani ambil banyak risiko saat tampil di Assen.