Oliver Blume juga disebut ingin memisahkan merek Volkswagen sebagai entitas tersendiri dari divisi komponen (parts operation) milik grup.
Namun, rencana ini diperkirakan akan mendapat penolakan keras dari serikat pekerja maupun pemerintah negara bagian Lower Saxony yang merupakan pemegang saham terbesar kedua Volkswagen.
Juru bicara Volkswagen menolak mengomentari dokumen yang disebut masih bersifat rahasia.
Meski begitu, ia menegaskan bahwa seluruh grup, termasuk seluruh merek dan anak usahanya, harus menjalani perubahan besar agar tetap kompetitif.
Sementara itu, serikat pekerja IG Metall bersama dewan pekerja Volkswagen menyatakan akan melawan jika rencana tersebut benar-benar dijalankan.
"Jika rencana ini diterapkan, kami akan melakukan segala upaya untuk mencegahnya," demikian pernyataan bersama mereka.
Baca Juga: Rainer Zietlow Bawa Volkswagen ID. BUZZ Blusukan Jakarta, Jajan Es Cendol Sampai Potong Rambut
Di Jerman, serikat pekerja memiliki posisi yang sangat kuat karena menguasai setengah kursi di dewan pengawas perusahaan.
Bahkan pada 2024, Volkswagen dan serikat pekerja telah menyepakati bahwa tidak akan ada penutupan pabrik di Jerman sebelum akhir dekade ini.
Pabrik Hanover saat ini menjadi markas Volkswagen Commercial Vehicles dan memproduksi ID. Buzz serta Multivan T7.