GridOto.com - Banyak pemilik mobil bekas yang mengakali tekanan kompresi pada mesin yakni dengan bubut atau papas kepala silinder.
Dengan papas kepala silinder maka volume ruang bakar akan semakin sempit.
Secara otomatis, rasio kompresi mesin akan naik sehingga daya ledak ruang bakar akan lebih tinggi.
Namun, dalam papas kepala silinder enggak boleh sembarangan.
Saat proses papas kepala silinder dengan mesin bubut milling harus benar-benar presisi dan rata.
"Papas kepala silinder itu harus dikerjakan dengan orang yang ahli dan mesin yang bagus, buka Andy Santoso pemilik Bengkel Mobil 77.
"Bila papas kepala silinder enggak rata bisa menyebabkan adanya celah diantara blok mesin dengan kepala silinder," tambah Andy.
Celah tipis ini sangat berbahaya bagi mesin karena bisa menyebabkan ruang bakar bocor ke water jacket.
"Air radiator yang ada di water jacket juga bisa masuk ke ruang bakar sehingga menyebabkan water hammer," wanti Andy.
Kondisi ini bila terus didiamkan akan membuat mesin mobil jebol.
Papas kepala silinder yang enggak rata juga membuat tenaga mesin malah drop.
"Jadi sebaiknya papas kepala silinder itu harus presisi," tutup Andy di Jl. Suka Damai 2, Eyang Agung, Ciputat.
Baca Juga: Daftar Harga Mobil Bekas Toyota Avanza 2020, Veloz 1.5 Cuma Segini Jelang Akhir Bulan