Permintaan Motor Masih Positif, AHM Belum Revisi Target dan Tahan Kenaikan Harga

M. Adam Samudra - Kamis, 25 Juni 2026 | 08:17 WIB

New Honda Scoopy tipe Energetic di salah satu dealer Honda di Kota Solo

GridOto.com - PT Astra Honda Motor (AHM) masih belum merevisi target penjualan sepeda motor tahun ini meski pasar menunjukkan tren pertumbuhan yang positif.

Direktur Marketing AHM, Octavianus Dwi, mengatakan penjualan ritel (real retail) motor Honda hingga saat ini masih menunjukkan kenaikan sekitar 10-11 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.

Namun demikian, AHM masih memilih bersikap hati-hati dengan terus mencermati perkembangan kondisi pasar sebelum melakukan penyesuaian target.

"Kami belum merevisi target, karena kita masih wait and see atas situasi di lapangan. Tapi kalau melihat sampai dengan kemarin pun di bulan Juni ini, rasanya permintaan masih ada pergerakan positif untuk sepeda motor," ujar Octavianus Dwi di Cikarang, Jawa Barat, Rabu (24/6/2026).

Di sisi lain, kondisi global yang diwarnai kenaikan biaya material, logistik, hingga penguatan dolar AS memunculkan pertanyaan soal potensi kenaikan harga sepeda motor Honda di Indonesia.

Menanggapi hal tersebut, Octavianus menegaskan AHM akan mengutamakan kepentingan konsumen sebelum mengambil keputusan terkait penyesuaian harga.

"Pastikan situasi sekarang nggak mudah bagi semua orang. Nah, kami mencermati, kalau bagi AHM, kita utamakan konsumen dulu," kata Octavianus.

Menurutnya, jika nantinya ada penyesuaian harga, AHM akan melakukan perhitungan secara matang agar tidak terlalu membebani konsumen.

"Sehingga kalau pun kenaikan itu ya kita berhitung, supaya tetap memberi ruang gerak bagi konsumen, supaya juga tidak terlalu memberatkan," lanjutnya.

Baca Juga: New Honda Vario Evo 160 Resmi Meluncur, AHM Pastikan Unit Sudah Mulai Delivery

Meski begitu, Octavianus mengakui sejumlah faktor biaya memang harus menjadi pertimbangan perusahaan, mulai dari harga material hingga ongkos distribusi.

"Karena apapun tadi betul, material cost mesti dikonsider, logistik cost juga harus dikonsider, termasuk beberapa hal lain yang kita harus lihat dan cermati," jelasnya.

Jika nantinya diperlukan penyesuaian harga, AHM tidak akan melakukannya secara serentak untuk seluruh lini produk.

"Nanti dilihat, kita akan sesuaikan, lihat case-by-case, model-by-model. Kita nggak akan lihatnya total langsung diserempak," tutup Octavianus.

YANG LAINNYA