Elus Dada, Bocah di Bawah Umur Justru Jadi Otak Komplotan Maling Motor 8 Lokasi di Kukar

Irsyaad W - Jumat, 19 Juni 2026 | 18:15 WIB

Empat pelaku komplotan pencurian yang tiga di antaranya masih di bawah umur saat diamankan Unit Reskrim Polsek Loa Janan, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur

GridOto.com - Kasus pencurian motor yang ditangani Unit Reskrim Polsek Loa Janan, Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur ini bikin elus dada.

Lantaran otak dari komplotan maling motor 8 lokasi di Kukar tersebut seorang bocah yang masih di bawah umur.

Empat orang pelaku diamankan dalam pengembangan kasus ini, dan tiga di antaranya masih berstatus sebagai anak berhadapan dengan hukum (ABH) atau di bawah umur.

Kapolsek Loa Janan, AKP Abdillah Dalimunthe menerangkan, pengungkapan kasus ini bermula dari laporan pencurian satu unit Yamaha Jupiter MX milik seorang warga berinisial S di teras rumahnya yang terletak di kawasan Jalan Soekarno-Hatta, Dusun Batuah, Kecamatan Loa Janan, sekitar pukul 02:00 WITA, (17/6/26).

Korban yang baru menyadari motor kesayangannya raib digondol maling langsung berinisiatif menyisir lokasi sekitar menggunakan mobil, dibantu oleh sang kakak yang mengendarai motor.

"Di kilometer 16, keduanya melihat motor curian sedang didorong oleh para pelaku yang dikawal dua motor tanpa pelat nomor," jelas Abdillah saat dikonfirmasi, (18/6/26) menukil Kompas.com.

"Korban kemudian melapor ke Piket Polsek Loa Janan untuk proses hukum lebih lanjut," sambungnya.

Mendapat laporan darurat dari korban, Tim Garangan Unit Reskrim Polsek Loa Janan yang dipimpin langsung Kanit Reskrim Polsek Lpa Janan, Iptu Dwi Handono langsung bergerak cepat melakukan pengejaran.

Hasilnya, petugas berhasil mengamankan satu orang pelaku dewasa berinisial DW beserta barang bukti Yamaha Jupiter MX milik korban hanya dalam waktu 30 menit setelah kejadian, tepatnya di Jalan Soekarno-Hatta KM 8, Desa Purwajaya, Kecamatan Loa Janan.

Sementara itu, tiga pelaku lainnya yang berstatus ABH atau di bawah umur sempat meloloskan diri dari sergapan petugas dan melarikan diri ke arah Kota Samarinda dengan memacu tiga unit motor tanpa pelat nomor.

YANG LAINNYA