GridOto.com - Timing belt di beberapa mobil masih digunakan.
Komponen yang terbuat dari karet khusus ini meneruskan putaran mesin untuk menggerakkan mekanisme katup.
Kelebihan timing belt ini membuat suara mesin lebih senyap.
Suara gesekan timing belt dengan pulley jauh lebih bisa diredam.
Selain itu, getaran mesin juga akan semakin halus dan sudah pasti lebih ringan jika dibandingkan dengan timing chain.
Baca Juga: Oli Mesin Diesel Modern Butuh Viskositas Rendah, Ini Alasannya
"Bagaimana jika tiba-tiba timing belt putus karena telat diganti?
"Wah kalau ini bikin bahaya jika putus di tengah jalan," sebut Sugito dari bengkel Honda Camp Official.
"Kerusakan pada klep dan piston sangat mungkin terjadi karena komponen ini akan terdampak langsung," bebernya.
Pengaturan buka tutup klep diatur oleh komponen ini.
Umur timing belt ini berkisar 50.000 kilometer dan biasanya mulai terjaid retak-retak halus.
Baca Juga: Konsumsi Bahan Bakar Mobil Diesel Biar Hemat, Kuncinya Hal ini
"Ganti sesegera mungkin timing belt yang memang sudah menunjukkan tanda-tanda kerusakan," Sugito yanh beralamat di Cikunir, Bekasi.
Jadi jangan sampai timing belt yang sudah menunjukkan tanda-tanda kerusakan enggak diganti baru.