GridOto.com - Ternyata menyetel celah atau kerapatan klep dengan pelatuk di mesin motor enggak boleh sembarangan.
Soalnya, pabrikan sudah menentukan celah klep sesuai dengan kebutuhan mesin.
Namun seiring dengan pemakaian, celah klep atau valve motor kalian juga bisa berubah.
Nah, ada beberapa dampak kalau celah klep terlalu rapat atau longgar.
Baca Juga: Mirip Ring Piston Rusak, Ini Gejala Klep Di Motor Bekas Minta Di Sekir Ulang
"Kalau celah terlampau rapat, biasanya langsam atau idle jadi enggak stabil," buka Sumardiyono, pemiliki bengkel ABS Motor kepada GridOto saat dihubungi melalui pesan singkat pada Rabu (17/06/2026).
Pria asal Gunung Kidul, Yogyakarta ini bilang kalau setelan klep terlalu rapat membuat overlap klep jadi lebih tinggi.
"Celah klep yang terlalu rapat juga membuat konsumsi BBM jadi boros tapi motor tidak ada tenaganya," kata Mardi
Baca Juga: Bahaya Ganti Busi Mobil Saat Panas, Ternyata Bisa Bikin Turun Mesin
Sebaliknya, celah klep mesin motor yang terlalu longgar juga enggak bagus buat mesin.
"Kalau celah klep terlalu longgar efeknya bukaan klep jadi semakin sebentar atau durasinya jadi kecil," kata Mardi.
"Saat mesin panas akan terdengar suara ngelitik tapi tenaga motor kurang," tutur pria yang bengkelnya berada di Jalan Mustikasari, Bantar Gerbang, Bekasi, Jawa Barat
Untuk meningkatkan akurasi, sebaiknya pilih bengkel atau mekanik yang menggunakan alat feeler gauge dalam setel celah klep.
Soalnya celah klep harus disetel sesuai dengan rekomendasi atau kebutuhan mesin.
Bahkan, celah antara klep in dan ex saja umumnya akan disetel berbeda tergantung rekomendasi pabrikan.
Jadi agar hasilnya pas memang harus menggunakan alat khusus, jangan cuma andalkan feeling saja.