Pertamax Rp16.250 per Liter, Pakar Prediksi Ada Perubahan Besar di SPBU

Ferdian - Senin, 15 Juni 2026 | 20:00 WIB

Ilustrasi pemotor antre BBM Pertalite

GridOto.com - Kenaikan harga Pertamax ke harga Rp 16.250 per liter diperkirakan akan mendorong sebagian konsumen beralih ke Pertalite.

Pakar energi dari Universitas Padjadjaran (Unpad), Yayan Satyakti, memperkirakan sekitar 10 persen pengguna Pertamax akan beralih menggunakan Pertalite imbas kenaikan harga tersebut.

"Belajar dari pengalaman April 2022, ketika Pertamax naik 39 persen dan sekitar satu dari delapan orang pembeli pindah ke Pertalite, kami perkirakan penjualan Pertamax turun sekitar 10 persen," ujar Yayan seperti dikutip dari Antara, Minggu (14/6/2026).

Menurut Yayan, kenaikan harga Pertamax tidak serta merta membuat masyarakat mengurangi aktivitas perjalanan.

Sebaliknya, sebagian konsumen cenderung memilih BBM dengan harga yang lebih murah.

"Ketika harga Pertamax naik, orang-orang tidak mengurangi intensitas bepergian, tetapi berpindah ke BBM Pertalite yang lebih murah," kata dia.

Dengan harga Pertamax kini mencapai Rp 16.250 per liter, selisih harga dengan Pertalite mencapai Rp 6.250 per liter.

Menurut Yayan, jarak harga tersebut menjadi yang terbesar sepanjang sejarah.

Meski begitu, ia menilai kuota Pertalite masih cukup untuk mengakomodasi perpindahan konsumen dari Pertamax.

"Tetapi kuota Pertalite masih cukup untuk menampung perpindahan ini. Hanya sekitar sepertiga dari sisa kuota yang akan terpakai," ujarnya.

Baca Juga: Terungkap, Ini Alasan Mobil Minum Pertamax Bisa Lebih Irit dari Pertalite

YANG LAINNYA