Karena itu, bagi pengguna yang hanya memakai motor listrik untuk aktivitas rutin seperti berangkat kerja atau mobilitas harian lainnya, pengisian daya sebaiknya tidak dilakukan hingga penuh secara terus-menerus.
"Charge mulai dari 20 persen sampai 80 persen tetap kita sarankan," kata Cahya.
"Supaya umur baterainya lebih awet," tuturnya saat ditemui di ALVA Experience Center, SCBD, Kebayoran Baru, Jakarta.
Dengan menjaga kapasitas baterai di kisaran 20 hingga 80 persen, usia pakai baterai motor listrik dapat lebih panjang.
Sebaliknya, terlalu sering mengisi daya hingga 100 persen berpotensi membuat sel baterai lebih mudah mengalami stres dan meningkatkan risiko panas berlebih atau overheat.