GridOto.com - Perjuangan para pembalap Astra Honda Racing Team (AHRT) di kancah internasional kembali membuahkan hasil manis.
Mengaspal dalam sesi Race 1 Putaran 3 ajang Idemitsu FIM Asia Road Racing Championship (ARRC) 2026 yang berlangsung di Mobility Resort Motegi, Jepang, pada Sabtu, 13 Juni 2026, skuad binaan PT Astra Honda Motor ini sukses amankan dua podium krusial.
Karakter sirkuit Motegi yang terkenal dengan stop and go-nya yang menguras fisik, ditambah dengan kondisi cuaca tak menentu, tidak menyurutkan fokus para pembalap Indonesia.
Pencapaian gemilang pertama dipersembahkan oleh Irfan Ardiansyah yang turun di kelas Asia Production (AP) 250.
Pembalap bernomor 16 ini sukses menyentuh garis finis di urutan kedua setelah terlibat dalam aksi saling salip menegangkan.
Keberhasilan merengkuh podium kedua ini menjadi modal kepercayaan diri yang sangat besar bagi Irfan untuk menghadapi balapan selanjutnya.
"Saya sangat senang bisa finis di atas podium. Terima kasih kepada tim, Saya akan berusaha lebih keras lagi besok dan kembali meraih kemenangan. Terima kasih," ujar Irfan Ardiansyah setelah balapan usai.
Masih di kelas yang sama, rekan setim Irfan, Rheza Danica Ahrens, juga menunjukkan daya juang yang patut diacungi jempol.
Meski belum berhasil menembus zona tiga besar, Rheza melakukan aksi comeback impresif dengan berhasil melewati lima pembalap di depannya demi mengamankan poin penting bagi tim.
Baca Juga: Vinales Minta MotoGP Singkirkan Perangkat Ini, Disebut Ancam Keselamatan Pembalap
"Alhamdulillah, hari ini saya bisa naik 5 posisi. Mungkin bukan hasil yang terbaik, tapi hasil yang maksimal di hari ini. Saya akan melakukan evaluasi bersama tim. Semoga race 2 besok kami bisa tampil lebih baik. Saya akan berusaha untuk mengejar podium," tutur Rheza Danica Ahrens optimistis.
Persembahan podium untuk Astra Honda kian lengkap lewat performa luar biasa Herjun Atna Firdaus yang bertarung di kelas Supersports (SS) 600.
Menunggangi CBR600 dengan nomor 46, Herjun sempat mengalami kendala saat melakukan start yang kurang mulus sehingga posisinya melorot.
Namun, dengan ketenangan dan kematangan taktik yang luar biasa, ia perlahan merangsek naik dan memenangi duel sengit barisan depan hingga berhasil mengunci podium ketiga.
"Alhamdulillah, saya bisa meraih podium. Ini sangat berarti bagi saya meskipun start yang kurang bagus," jelas Herjun Atna Firdaus.
"Saya mencoba untuk tetap tenang dan bertarung dengan pebalap lain, hingga akhirnya bisa mendapat P3. Terima kasih untuk tim. Terima kasih atas dukungannya," imbuhnya.
Sementara itu, grafik peningkatan performa yang signifikan juga ditunjukkan oleh Mohammad Adenanta Putrayang berlaga di kelas tertinggi, Asia Superbike (ASB) 1000.
Walau belum berhasil membawa pulang trofi pada Race 1 kali ini, Adenanta mengaku telah menemukan kembali feeling di motornya, dan siap bertarung habis-habisan di barisan depan pada balapan kedua.
"Alhamdulillah, di balapan pertama ini saya merasakan feeling yang lebih baik. Kepercayaan diri saya juga telah kembali, sekarang perkembangannya terasa besar, dan saya merasa lebih baik saat balapan. Namun, masih ada beberapa hal yang perlu ditingkatkan. Saya berharap besok pada balapan kedua saya bisa melakukan yang lebih baik dan tetap berada di barisan depan," pungkas Mohammad Adenanta Putra.
Keberhasilan memborong podium ganda di sirkuit menantang seperti Motegi ini mempertegas dominasi dan konsistensi Astra Honda Racing Team dalam membina pembalap muda bertalenta.
Hasil positif pada Race 1 ini sekaligus menjadi sinyal bahaya bagi para rival, mengingat lini pembalap AHRT dipastikan akan tampil jauh lebih agresif pada sesi Race 2 demi memburu podium tertinggi.