Di atas kertas, Kawasaki mengklaim mesin ini mampu menghasilkan tenaga maksimum sebesar 9,52 dk pada 7.500 rpm, dengan torsi puncak 10 Nm pada 6.000 rpm.
Tenaga disalurkan ke roda belakang melalui transmisi CVT yang menawarkan karakter berkendara praktis khas motor matik.
Menariknya, motor ini masih memiliki dua pilihan sistem starter, yakni electric starter dan kick starter sebagai cadangan saat kondisi darurat.
Untuk harga, Kawasaki Brusky 125 dibanderol Rp 26.500.000 (OTR Jakarta).
Skutik perdana dari Kawasaki ini hadir dalam satu varian standar dengan pilihan warna Glorious Black.
Baca Juga: Kawasaki Resmi Luncurkan Skutik di Indonesia, Harga Rp 20 Jutaan
Nah sedangkan untuk Honda Vario 125, skuik ini tampil lebih agresif dengan desain V-shape pada bagian depan dan belakang.
Vario 125 juga menggunakan lampu LED di seluruh sistem pencahayaan serta pilihan warna yang lebih beragam.
Bicara dapur pacu, Vario 125 menggendong mesin 125 cc berpendingin cairan dengan teknologi enhanced Smart Power (eSP).
Mesin tersebut mampu memuntahkan tenaga 11 dk pada 8.500 rpm dan torsi puncak 10,8 Nm di 5.000 rpm dan dilengkapi dengan pendingin cairan.
Masuk ke fitur, skutik Honda ini dibekali dengan panel meter full digital, Honda Smart Key di tipe tertentu, Idling Stop System (ISS), serta bagasi dengan kapasitas lebih besar dibanding Brusky.
Bicara harga, Vario 125 CBS dipasarkan Rp 24.560.000, Vario 125 CBS-ISS Rp 26.215.000, dan Vario 125 Street Rp 26.649.000.
Harga bisa dibilang lebih murah karena diproduksi di Indonesia.