Grup Otomotif MPMX Bekali UMKM Disabilitas Ilmu Bisnis dan Modal

M. Adam Samudra - Kamis, 11 Juni 2026 | 20:00 WIB

Langkah ini menjadi bagian dari upaya perusahaan otomotif tersebut dalam memperkuat ekosistem ekonomi yang lebih inklusif, khususnya bagi pelaku UMKM penyandang disabilitas.

"Kami percaya setiap pelaku usaha memiliki potensi besar, dan akses terhadap pengetahuan dapat menjadi salah satu kunci untuk membuka peluang tersebut," lanjut Natalia.

Sebagai informasi, program LSTC yang menjadi cikal bakal MPM BISA sudah berjalan sejak 2015.

Istimewa
Sebagai informasi, program LSTC yang menjadi cikal bakal MPM BISA sudah berjalan sejak 2015.

Awalnya program tersebut difokuskan untuk memenuhi kebutuhan tenaga mekanik yang menjadi bagian dari rantai bisnis otomotif MPMX.

Dalam perkembangannya, cakupan program diperluas ke penguatan literasi keuangan bagi komunitas pengemudi ojek online, taksi online hingga mahasiswa.

Pada pelaksanaan tahun ini, peserta juga akan mendapatkan sesi mentoring dan penilaian bisnis.

Menariknya, tiga peserta terbaik akan memperoleh dana hibah sebagai tambahan modal untuk mengembangkan usahanya.

Penentuan penerima hibah dilakukan berdasarkan komitmen peserta selama program berlangsung, konsistensi mengikuti pelatihan, serta kemampuan menerapkan materi yang diperoleh ke dalam rencana pengembangan usaha.

Tak hanya melibatkan peserta, sejumlah karyawan MPMX juga turun langsung sebagai fasilitator dan trainer.

Mereka berbagi pengalaman praktis terkait pengelolaan usaha, pengelolaan keuangan hingga pemanfaatan teknologi digital yang relevan dengan kebutuhan para pelaku UMKM.

Melalui program ini, MPMX berharap dapat menciptakan dampak yang lebih luas, sekaligus membuka akses yang lebih setara bagi penyandang disabilitas untuk berkembang sebagai pelaku usaha mandiri.

YANG LAINNYA