Sebelum Ganti Baru Aki Mobil, Perhatikan Hal ini Biar Enggak Salah

Ryan Fasha - Kamis, 11 Juni 2026 | 10:00 WIB

Aki mobil G Force Titanium Lite di IIMS 2024

GridOto.com - Aki mobil memiliki masa pakai efektif yang dimana lama kelamaan akan tekor.

Cell aki sudsh tidak mampu lagi menyimpan arus listrik dengan baik.

Hal iniembuat aki kehilangan daya listrik untuk disuplai ke banyak komponen kelistrikan termasuk starter untuk menghidupkan mesin.

Aki mobil yang tekor sudah saatnya diganti dengan yang baru.

Mungkin banyak dari kita mengganti aki sendiri di rumah, tidak melakukannya di bengkel.

Nurul/Gridoto
PT Yuasa Battery Indonesia menghadirkan jenis aki kering atau maintenance free untuk beragam jenis mobil.

Baca Juga: Bushing Kaki-Kaki Mobil Oblak Tandanya Enggak Cuma Jadi Berisik

"Sebelum ganti aki mobil dengan yang baru baiknya itu perhatikan beberapa hal," buka Heri, Technical Support Yuasa Battery.

"Pertama pahami ampere standar yang digunakan pada mobil tersebut dan dimensi harus sama persis," bebernya.

Penggunaan ampere aki yang terlalu besar ataupun terlalu kecil akan menimbulkan masalah.

Aki yang lebih tinggi sekitar 10 ampere masih diperbolehkan, namun di atas itu tidak disarankan.

Kinerja alternator akan lebih berat untuk mengisi aki sehingga aki tidak mencapai daya maksimum dan memperpendek umurnya.

Ryan/GridOto.com
Ampere aki mobil yang berbeda bisa berpengaruh

Baca Juga: Cara Jumper Aki Mobil yang Benar Biar Enggak Terjadi Korsleting

"Soal dimensi aki, mobil modern sekarang ini bagian ruang mesin khususnya dibuat lebih kompak sehingga ruang aki sudah diperhitungkan," bebernya lagi.

Jika dimensi aki pengganti jauh lebih besar maka enggak akan masuk.

Aki yang dimensinya lebih kecil akan mempersulit klem pengunci sehingga enggak bisa kencang dengan baik di mobil.

YANG LAINNYA