GridOto.com - Di sistem pendinginan mesin mobil bekas, tutup radiator memiliki peran yang sangat penting.
Tugasnya untuk mencegah kebocoran air radiator yang menghasilkan tekanan tinggi saat bekerja.
Nah, ternyata bila kalian teliti di tutup radiator memiliki kode angka misalnya 1,0 atau 1,1.
Nah, sebenarnya untuk apa sih kode angka pada tutup radiator mobil?
"Kode angka itu menunjukkan besarnya tekanan aliran air radiator dari atau menuju antara tabung reservoir dan komponen radiator dalam satuan bar," ungkap Opik mekanik di Bengkel Mobil 77.
Saat sistem pendinginan mesin bekerja ketika mesin panas, air di dalam radiator menghasilkan tekanan dan bersirkulasi ke dalam komponen mesin.
Otomatis jumlah air di dalam komponen radiator berkurang, maka air cadangan di dalam tabung reservoir akan disedot.
Hal ini untuk mengisi kekurangan di radiator dan kembali ke tabung reservoir bila jumlah tampungan air cukup.
"Misalkan kode angka tutup radiator tertulis 1,1, berarti air radiator menghasilkan tekanan sebesar 1,1 bar atau kekuatan tekanan sebesar 1,1 kg per centimeter kubik volume air," jelas Opik yang bengkelnya ada di Jl. Suka Damai 2, Eyang Agung, Ciputat.
Bila ada 1 liter air radiator yang melewati tutup radiator, berarti setiap centimeter kubik air yang lewat menghasilkan dorongan atau kekuatan tekanan sebesar 1,1 kg pada karet tutup radiator.
"Setiap mobil pasti berbeda-beda besar tekanannya, untuk itu wajib pakai tutup radiator sesuai dengan spesifikasi standar," tutup Opik.
Nah, itulah sebabnya ada kode-kode angka di tutup radiator mobil bekas.
Baca Juga: Muat Banyak, Harga Mobil Bekas Mitsubishi Xpander 2019 Tinggal Segini