Eksekusi Mobil Berujung Geger, Dua Brimob Jadi Sasaran Bacok Debt Collector

Ferdian - Jumat, 5 Juni 2026 | 07:00 WIB

Geger rombongan debt collector serang dua Brimob saat akan melakukan penarikan mobil

Sejumlah debt collector diduga melakukan pengeroyokan dan pembacokan terhadap personel Brimob yang berada di lokasi.

Serangan menggunakan senjata tajam tersebut menyebabkan korban mengalami luka cukup parah pada beberapa bagian tubuh.

Korban pertama, Bripda M. Fajar Dwi, mengalami luka bacok di bagian kepala dan tangan akibat sabetan kapak.

Saat ini ia masih menjalani perawatan intensif di Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Bhayangkara.

Sementara korban kedua, Bripda Ahmad Yani, mengalami pendarahan pada bagian hidung dan kaki serta dislokasi pada bahu kiri. Korban saat ini dirawat di Rumah Sakit Drajat Prawiranegara (RSDP) Serang.

Pasca kejadian, puluhan personel Satbrimob Polda Banten langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan penyisiran dan pengejaran terhadap para pelaku yang melarikan diri.

Sekitar 30 personel Brimob dikerahkan untuk mengejar kelompok debt collector yang kabur menggunakan dua Toyota Fortuner berwarna hitam dengan nomor polisi B 2164 BJB dan D 1213 ADN.

Berdasarkan laporan kepolisian, para pelaku sempat melarikan diri ke arah Kota Serang sebelum berputar balik menuju kawasan depan Markas Grup 1 Kopassus.

Baca Juga: Geger Toyota Agya Diadang dan Ditimpuk Helm di Puncak Pass, Nama Debt Collector Ikut Terseret

Polda Banten menetapkan empat orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan pengeroyokan terhadap seorang anggota Brimob di halaman sebuah rumah sakit di Kota Serang.

Para tersangka kini terancam hukuman pidana maksimal tujuh tahun penjara atas sejumlah tindak pidana yang disangkakan kepada mereka.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Banten, Kombes Pol Dian Setyawan, mengatakan hingga saat ini pihaknya telah berhasil menangkap empat pelaku yang diduga terlibat dalam aksi kekerasan tersebut.

Dua tersangka terbaru berinisial GB dan MM diamankan petugas pada Rabu (3/6/2026), melengkapi dua pelaku lain yang lebih dahulu ditangkap.

Dengan penangkapan tersebut, jumlah tersangka yang telah diamankan dalam kasus ini menjadi empat orang.

“Kemudian bertambah dua orang lagi berinisial GB dan MM yang berhasil diringkus kemarin, sehingga total pelaku yang telah diringkus berjumlah empat orang. Keempat pelaku diketahui berada di lokasi kejadian dengan peran yang berbeda-beda,” kata Dian menukil TribunBanten, Kamis.

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, masing-masing tersangka memiliki peran berbeda dalam aksi yang berujung pada pengeroyokan terhadap korban.

YANG LAINNYA