Tukang Parkir di Medan Kesakitan Disiram Air Panas, Pelaku Terkapar Kena Karma Spontan

Irsyaad W - Kamis, 4 Juni 2026 | 11:30 WIB

Ilustrasi peristiwa tukang parkir di kota Medan, Sumatera Utara disiram air panas

GridOto.com - Seorang pria terkapar kena karma spontan usai diduga menyiram air panas ke tukang parkir di kota Medan, Sumatera Utara.

Dari video yang beredar, pelaku tergeletak di jalan dengan luka di bagian kepala, sementara sejumlah warga mengerumuninya.

"Pria ini dihajar massa diduga pelaku penyiraman air keras ke tukang parkir di Marelan," demikian narasi dalam unggahan video yang beredar di media sosial.

Namun, polisi menyebut cairan yang digunakan pelaku diduga bukan air keras, melainkan air panas.

Lurah Tanah Enam Ratus, Kecamatan Medan Marelan, Zumirel Ady Shah Putra mengatakan, pihaknya menerima informasi terkait insiden tersebut sekitar pukul 11.00 WIB di Jalan Marelan Raya, (1/6/26).

"Kami cek ke lokasi ternyata korban sudah dibawa ke Rumah Sakit Eshmun," kata Ady melalui sambungan telepon, (2/6/26) menukil Kompas.com.

Menurut informasi yang diterimanya, korban dan pelaku saling mengenal.

Ady menyebut persoalan diduga bermula dari hutang yang belum dibayar pelaku kepada korban yang bekerja sebagai tukang parkir.

Baca Juga: Sudah Tiga Kali Terjadi, Korban Teror Air Keras di Bekasi Mulai Toyota Fortuner Sampai Warga

Gemini AI
Ilustrasi pelaku penyiraman air panas ke tukang parkir di kota Medan, Sumatera Utara dihajar massa

"Kalau info yang kami terima, awalnya si pelaku ini punya hutang ke tukang parkir. Sudah lama tak bayar-bayar," ujarnya.

Ia menambahkan, saat keduanya bertemu terjadi cekcok yang berujung dugaan penganiayaan.

"Waktu bertemu, diejek dan dipukulnya kepala si pelaku ini. Rupanya enggak terima pelaku, balik lagi disiramnya wajah korban diduga pakai air keras," ucap Ady.

Setelah kejadian, korban dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

Sementara itu, pelaku sempat menjadi sasaran amukan warga sebelum akhirnya diamankan polisi.

Kapolsek Medan Labuhan, Kompol Raja Putra Napitupulu membenarkan pelaku telah diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

"Benar pelaku sudah diamankan. Untuk sejauh ini kami masih mendalami motifnya. Terkait air yang disiram itu, sejauh ini bukan air keras melainkan air panas," terang Raja.

Hingga kini, polisi masih menyelidiki motif dan kronologi lengkap peristiwa tersebut, termasuk memastikan jenis cairan yang digunakan pelaku saat menyiram korban.

YANG LAINNYA