Marak Barcode Dipalsukan, QR Code BBM Subsidi Akan Diubah Jadi Begini

Ferdian - Rabu, 3 Juni 2026 | 21:30 WIB

Ilustrasi QR Code Pertamina

GridOto.com - Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) akan memperbarui sistem Quick Response (QR) Code untuk pembelian bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi.

Hal ini dilakukan guna mencegah penyalahgunaan dan pemalsuan barcode yang belakangan marak terjadi.

Kepala BPH Migas Wahyudi Anas mengatakan, sistem QR Code yang saat ini dipakai masih bersifat statis dan nanti akan diubah jadi dinamis hingga lebih sulit dipalsukan atau diduplikasi.

"QR Code ini sekarang kan statis, nanti akan (dibuat) dinamis. Dengan dinamis itu, tidak ada lagi potensi-potensi seperti ini (pemalsuan), duplikasi yang dikeluarkan atau dikembangkan oleh orang tertentu karena teknologi AI (Artificial Intelligence)," kata Wahyudi di Pelabuhan Peti Kemas Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (2/6/2026) melansir Antara.

Menurut Wahyudi, perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau AI memungkinkan pelaku memanfaatkan foto kendaraan untuk membuat pelat nomor hingga surat tanda nomor kendaraan (STNK) palsu yang menyerupai dokumen asli, kemudian digunakan untuk mendaftarkan kendaraan ke aplikasi MyPertamina.

Karena itu, BPH Migas akan memperkuat sistem keamanan QR Code dengan fitur tambahan yang sulit disalahgunakan.

"Nanti ada pinnya, ada macam-macam, dan itu tidak bisa disalahgunakan," ujarnya.

Langkah tersebut diambil setelah terungkapnya sejumlah kasus penyalahgunaan BBM subsidi yang memanfaatkan celah pada sistem barcode pembelian BBM di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).

Baca Juga: Siasat Licik Penimbun BBM Subsidi di Jepara Terkuak, Pakai Modus Helikopter

BPH Migas juga mengevaluasi penggunaan QR Code untuk instansi maupun sektor industri menyusul pengungkapan kasus dugaan penyalahgunaan BBM subsidi di Sulawesi Selatan.

YANG LAINNYA