Jika terjadi insiden, rekaman yang tersimpan bisa menjadi bukti yang membantu pengemudi jika tidak melakukan kesalahan.
"Ini teknologi yang membantu perjalanan menjadi lebih aman, tapi tetap harus diutamakan dari gaya berkendara defensive driving agar pengemudi tetap waspada dan terkendali dalam menghadapi berbagai situasi di jalan," jelas Hariadi, Asst. to Aftersales Department Head of Service PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) dalam keterangan resmi.
Ia menyarankan gaya berkendara defensive driving penting diterapkan, mulai dari jaga jarak aman, menjaga lajur mobil yang benar, monitoring area sekitar selama di jalan, hingga jaga kecepatan aman beserta emosi pengemudi.
"Potensi risiko perjalanan selalu ada, akan lebih baik jika kita menerapkan defensive driving," himbau Hariadi.