GridOto.com - Hati-hati, ganti bearing roda motor bekas kesayangan dengan kualitas jelek atau kurang bagus lama-lama begini efeknya.
Penyebab motor kalian mendadak oleng atau goyang bisa dari kerusakan bearing roda.
"Bearing roda di motor itu posisinya ada di area pelek, seiring waktu bearing roda bisa aus atau berkarat," buka Bowo mekanik bengkel R59 Racing di Jl. Dewi Sartika No.32D, Ciputat, Tangerang Selatan.
"Ciri kerusakan bearing roda ini ketika direm roda jadi tidak stabil, seperti goyang-goyang," jelasnya.
"Atau ketika menikung motor ya tidak stabil, seperti mau jatuh pasti," lanjut Bowo.
Kerusakan bearing roda sendiri tergolong jarang, umumnya bakal muncul di usia motor yang mencapai 3 tahun atau lebih.
"Bearing roda yang sudah aus harus segera diganti, harga part pengganti yang kualitas bagus pun tidak mahal," tambahnya lagi.
"Paling hanya sekitar Rp 25-40 ribuan per bearing, tapi kita harus beli dua sekaligus jika yang rusak di roda depan atau roda belakang di motor sport dan bebek," tambahnya.
Sementara untuk motor matic umumnya hanya pakai satu bearing di roda belakang, roda depan tetap pakai dua bearing.
Menurut Bowo di pasaran juga banyak bearing yang bahannya kurang bagus dengan harga hanya setengahnya dari bearing yang kualitasnya bagus.
"Tapi bearing yang murah itu nanti tidak awet, bisa-bisa tidak sampai satu tahun sudah rusak meskipun kita beri grease atau gemuk lumayan banyak," wantinya.
"Bisa pakai bearing bawaan pabrikan atau pakai yang merek bagus, bengkel pasti sudah tahu merek bearing yang bagus itu apa saja sementara yang murah apa saja," tutupnya.
Untuk mengurangi risiko mendapatkan bearing yang kualitasnya yang kurang bagus, kalian bisa siasati dengan membeli bearing di dealer resmi.
Atau bisa beli di toko spare part kepercayaan kalian yang memang sudah terkenal menjual produk asli dan berkualitas.
Baca Juga: Jangan Tunggu Mogok, Dinamo Starter Motor Bekas Mulai Bermasalah Begini Gejalanya